MEDAN — Gedung DPRD Sumut di Jalan Imam Bonjol menjadi titik konsentrasi pengamanan aparat kepolisian sejak siang hari. Tiga kelompok massa dipastikan akan menggelar aksi unjuk rasa, yakni BEM Universitas Sumatera Utara (USU), BEM Seluruh Indonesia (BEM SI), serta Aliansi Mahasiswa dan Rakyat (AMARA) Sumut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, masing-masing aliansi membawa tuntutan yang berpusat pada isu ekonomi nasional. Kenaikan harga BBM nonsubsidi, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, serta desakan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi beberapa poin utama yang mencuat.
Kepala Humas Sekretariat DPRD Sumut, Sofyan, mengatakan pihaknya telah menerima pemberitahuan resmi dari Polrestabes Medan. “Hingga saat ini kami sudah menerima informasi dari pihak kepolisian terkait aksi unjuk rasa dari tiga aliansi. Namun, belum ada yang hadir. Potensi kedatangan massa aksi diprediksi pada pukul 13.00 WIB hingga sore hari,” ujar Sofyan saat dikonfirmasi.
Pantauan di lokasi pada pukul 12.20 WIB menunjukkan arus lalu lintas di depan kompleks DPRD Sumut masih berjalan lancar. Meski begitu, aparat kepolisian telah bersiaga di sejumlah titik. Kendaraan water cannon dan perlengkapan pengamanan lainnya tampak disiapkan untuk mengantisipasi kemungkinan eskalasi massa.
Hingga berita ini ditulis, belum satu pun kepala atau pimpinan kepolisian yang berkenan dikonfirmasi terkait pengamanan aksi unjuk rasa di lingkungan Sekretariat DPRD Sumut. Situasi di sekitar gedung dewan masih terpantau kondusif, dengan aparat terus berjaga untuk memastikan jalannya aksi berlangsung aman dan tertib.