UMSU Gelontorkan Rp2,4 Miliar untuk 172 Dosen Peneliti, Targetkan Rintisan World Class University pada 2028

Penulis: Ramli Ahmad  •  Senin, 15 Juni 2026 | 19:37:31 WIB
dosen UMSU menerima hibah riset internal senilai Rp2,4 miliar tahun 2026.

MEDAN — Sebanyak 172 dosen Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) resmi menerima hibah internal tahun 2026 dengan total pendanaan Rp2,4 miliar. Angka ini berasal dari 183 proposal yang masuk, di mana 172 di antaranya dinyatakan lolos seleksi. Tahun ini, UMSU juga memperkenalkan skema hibah baru yang spesifik membidik riset di bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

Dana Dicairkan Bertahap, 80 Persen di Awal

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMSU, Assoc. Prof. Dr. Muhammad Fitra Zambak, menjelaskan pencairan dana tidak dilakukan sekaligus. Tahap pertama, sebesar 80 persen dari total hibah, akan langsung ditransfer ke penerima.

"Setelah luaran penelitian terpenuhi sesuai ketentuan, maka 20 persen sisanya akan diberikan," jelasnya dalam sambutan yang dikutip dalam rilis resmi kampus, Senin (15/6/2026). Skema ini, menurutnya, untuk memastikan setiap riset berjalan sesuai target hingga menghasilkan publikasi atau produk yang dijanjikan.

Rektor Dorong Riset Berdampak dan Libatkan Mahasiswa

Rektor UMSU, Prof. Dr. Akrim, M.Pd, mengapresiasi partisipasi dosen yang mencapai 184 pengirim proposal dari total sekitar 650 dosen. Ia menekankan bahwa penelitian dan pengabdian kepada masyarakat harus menghasilkan dampak nyata, bukan sekadar kegiatan administratif.

"Saya harap orientasinya pada dampak. Bagaimana program riset dan pengabdian ini dapat menyentuh berbagai bidang kehidupan," ujarnya.

Ia juga mendorong para peneliti untuk aktif melibatkan mahasiswa dalam setiap tahapan riset. "Hibah internal ini menjadi wadah latihan agar penelitian kita semakin matang. Buatlah laporan dengan baik dan benar," pesan Prof. Akrim.

Target 2028: Riset Internasional Kunci Masuk Jajaran Universitas Dunia

Wakil Rektor III UMSU, Dr. Rudianto, menegaskan bahwa penguatan riset dan publikasi ilmiah merupakan pilar strategis menuju rintisan world class university pada 2028. Menurutnya, salah satu indikator utama dalam pemeringkatan global adalah reputasi akademik yang diukur dari jejaring riset internasional.

"Tahun ini terjadi peningkatan dalam bidang research dan publikasi. Harapannya, penelitian yang dilakukan dosen UMSU dapat semakin banyak berkolaborasi dengan peneliti luar negeri," katanya.

Ia menambahkan, seluruh capaian dalam pemeringkatan global menjadi bukti keseriusan UMSU mendukung pembangunan berkelanjutan. "Kebersamaan akan memudahkan kita mencapai target. Mau tidak mau, riset dan pengabdian yang kita lakukan harus bermuara pada indikator-indikator SDGs," jelas Rudianto.

Penandatanganan Kontrak: Dari Dosen Pemula hingga PKM

Penandatanganan kontrak secara simbolis dilakukan oleh dr. Qarina Hasyala Putri, M.Biomed sebagai penerima hibah skema Dosen Pemula, serta Muhammad Haris, S.Kom., M.Kom dari Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (FIKTI) sebagai penerima hibah skema Program Kemitraan Masyarakat (PKM). Kedua skema ini menjadi representasi dari 172 proposal yang lolos pada tahun ini.

Reporter: Ramli Ahmad
Sumber: asaberita.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top