LANGKAT — Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat resmi menjadi kabupaten pertama di Sumatera Utara yang menerapkan sistem Cash Management System (CMS) untuk mengelola dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) secara digital. Langkah ini diambil untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran pendidikan di daerah tersebut.
Kegiatan sosialisasi penggunaan aplikasi CMS untuk satuan pendidikan digelar di Kantor Pusat PT. Bank Sumut Medan, Jumat (12/6/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah kepala satuan pendidikan dari Kabupaten Langkat yang ditunjuk sebagai peserta uji coba awal.
Dalam sosialisasi tersebut, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai mekanisme penggunaan aplikasi CMS yang akan digunakan dalam pengelolaan transaksi keuangan Dana BOS secara digital, efektif, dan terintegrasi.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat, Ilhamsyah Bangun, ST, MT, menyampaikan bahwa penerapan CMS diharapkan memberikan kemudahan bagi satuan pendidikan dalam mengelola dana BOS. Sistem ini juga dinilai mampu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran.
“Penerapan aplikasi CMS ini merupakan langkah maju dalam mendukung pengelolaan Dana BOS yang lebih transparan, efektif, dan akuntabel. Kami berharap seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Langkat nantinya dapat memanfaatkan sistem ini dengan baik sehingga setiap penggunaan dana dapat dipertanggungjawabkan secara lebih mudah, tepat, dan terbuka,” ujar Ilhamsyah.
Selain meningkatkan efisiensi transaksi keuangan sekolah, penggunaan CMS juga diharapkan mampu meminimalkan kesalahan administrasi. Sistem ini memungkinkan proses pelaporan yang lebih cepat serta mendukung pengawasan penggunaan dana BOS secara real-time.
Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat bersama PT. Bank Sumut berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan kepada satuan pendidikan dalam proses implementasi CMS. Hal ini dilakukan agar pengelolaan dana BOS dapat berjalan semakin baik dan mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan di Kabupaten Langkat.