TOBA — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Diskominfo menggelar rapat yang juga membahas tahapan awal interoperabilitas Portal PASADA dengan portal data kabupaten/kota. Kepala Dinas Kominfo Sumut, Erwin Harahap, yang membuka langsung kegiatan tersebut menegaskan pentingnya data sebagai fondasi pembangunan.
“Data saat ini merupakan aset yang sangat berharga. Di tengah dinamika tantangan pembangunan yang semakin modern, cepat berubah, dan ketidakpastian, ketersediaan data yang lengkap menjadi pondasi utama dalam menentukan arah kebijakan,” ujar Erwin Harahap.
Sekretaris Daerah Kabupaten Toba Paber Napitupulu yang mewakili Bupati Toba menyampaikan bahwa sinergi antar pemangku kepentingan menjadi kunci implementasi Satu Data Indonesia. Ia menyebut langkah ini merupakan wujud komitmen bersama mewujudkan data yang aktual, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan sinergi antara BPS sebagai pembina data, Diskominfo sebagai wali data, serta Bappeda sebagai sekretariat data,” ungkap Paber Napitupulu dalam sambutannya.
Rapat tersebut menghadirkan tiga narasumber. Statistisi Ahli Muda Jimmy Saputra Sebayang membahas penguatan statistik sektoral melalui Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS). Sementara itu, Pranata Komputer Ahli Muda Viktor Suwiyanto memaparkan Sistem Satu Data PASADA.
Plt. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Toba Eston Sihotang berbagi pengalaman dan praktik baik penyelenggaraan statistik sektoral di Kabupaten Toba. Pemaparan ini diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengelola data sektoral.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah diharapkan semakin siap memperkuat tata kelola data dan meningkatkan kualitas statistik sektoral. Data yang akurat, inovatif, dan dapat dipertanggungjawabkan dinilai krusial untuk mendukung perumusan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran di Sumatera Utara.