MEDAN — Suasana haru dan syukur menyelimuti Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan saat rombongan Kloter 08 disambut keluarga dan jajaran pemerintah daerah. Rombongan terdiri dari 353 jemaah haji dan 6 petugas kloter, dengan rincian 142 laki-laki dan 217 perempuan.
Berdasarkan data PPIH Debarkasi Medan, mayoritas jemaah berasal dari Kabupaten Serdang Bedagai sebanyak 191 orang. Sisanya, 160 orang dari Kota Medan dan 2 orang dari Kabupaten Asahan.
Dalam sambutannya, Ketua PPIH Debarkasi Medan, Dr. H. Zulkifli Sitorus, M.A., menekankan bahwa keberhasilan ibadah haji tidak hanya diukur dari selesainya rangkaian ibadah di Tanah Suci. “Haji mabrur ditandai dengan meningkatnya kesalehan spiritual dan kesalehan sosial. Setelah kembali dari Tanah Suci, mari menjadi pribadi yang lebih peduli, lebih bermanfaat, lebih santun, dan mampu menghadirkan kedamaian di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” ujarnya.
Panitia memberikan apresiasi kepada petugas Kloter 08 atas dedikasi selama mendampingi jemaah di Arab Saudi. Anggota DPRD Sumatera Utara, Sugiatik, menyematkan selempang penghargaan kepada Ketua Kloter Sugianto Nasir Abdullah dan Dokter Kloter Hannana Syaiful.
Sri Wahyuni dari Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Medan mengingatkan jemaah untuk menjalani masa pemantauan kesehatan selama 21 hari. “Kami mengimbau agar saat berobat ke puskesmas, klinik maupun rumah sakit, jemaah menyampaikan bahwa mereka baru kembali dari Arab Saudi sehingga pemantauan kesehatan dapat dilakukan secara optimal,” jelasnya. Jemaah juga diminta menerapkan pola hidup sehat, memperbanyak istirahat, dan segera memeriksakan diri jika mengalami demam, batuk, sesak napas, atau sakit tenggorokan.
Prosesi penyambutan diawali dengan pembacaan doa oleh Petugas Haji Daerah (PHD) Kloter 08, Junaidi Sirait. Setelah rangkaian acara selesai, panitia mendistribusikan bagasi dan mengatur keberangkatan jemaah menuju daerah asal masing-masing.