MEDAN — Direktur Keuangan Perum Bulog Hendra Susanto turun langsung ke gudang Bulog Sumatera Utara untuk memastikan kesiapan stok dan proses penyaluran Bantuan Pangan (Banpang). Pengecekan mencakup pengemasan beras hingga serah terima di titik bagi kelurahan.
Program penugasan pemerintah ini menyasar 1.756.846 keluarga penerima manfaat (KPM) di Sumatera Utara. Setiap KPM mendapatkan paket beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter.
“Saya monitor langsung kesiapan Bulog Sumut terkait Banpang dengan target penyelesaian akhir bulan Juni ini,” ungkap Hendra dalam keterangannya, Senin lalu.
Hendra menegaskan komoditas bantuan telah tersimpan di gudang-gudang Bulog. Pihaknya tinggal menyalurkan sesuai jadwal yang disusun bersama pemerintah daerah setempat.
“Beras dan minyak gorengnya sudah siap di masing-masing gudang, tinggal kita salurkan segera ke masyarakat sesuai jadwal yang sudah disusun bersama Pemda masing-masing,” kata Hendra.
Program Banpang ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mengendalikan inflasi pangan di daerah. Hendra mengingatkan agar bantuan digunakan untuk kebutuhan pokok sehari-hari, bukan diperjualbelikan.
“Untuk itu saya menghimbau kepada masyarakat yang menerima beras dan minyak ini dikonsumsi dan jangan diperjualbelikan. Gunakan untuk kebutuhan sehari-hari keluarga penerima manfaat,” tutup Hendra.