SUMATERA UTARA — Kia Sportage generasi saat ini bukan lagi sekadar SUV murah yang mengandalkan nilai value for money. Dalam dua dekade sejak generasi kedua meluncur, Sportage kini menjelma menjadi pesaing kredibel bagi Honda CR-V dan Toyota RAV4 di segmen crossover kompak. Dari segi desain, Kia berani tampil lebih ekstrem dibanding rival Jepangnya, dengan garis bodi tajam dan grille besar khas brand Korea tersebut.
Varian dasar LX memang punya harga jual rendah yang menarik perhatian. Tapi Kia sendiri mendorong konsumen untuk naik satu level ke EX. Dengan tambahan kurang dari 10 persen dari harga dasar, EX sudah menyematkan wireless charging pad, power liftgate, dan jok berpemanas.
Fitur standar di semua varian Sportage sudah sangat murah hati. Selain layar sentuh 12,3 inci dan sensor parkir depan-belakang, sistem keamanan dasar juga sudah termasuk. Untuk konsumen di daerah bersalju atau sering hujan, opsi all-wheel drive hanya menambah USD 1.800 — nominal yang wajar untuk traksi tambahan.
Kia sengaja menyederhanakan daftar opsi agar konsumen tidak bingung. Hanya ada dua tambahan utama: AWD seharga USD 1.800 dan panoramic sunroof seharga USD 1.000. Sunroof panorama ini sudah menjadi tarif standar industri untuk memberi pencahayaan kabin yang lebih lapang.
Dengan kata lain, konsumen tidak perlu repot memilih paket opsi rumit seperti yang sering terjadi di merek Jepang. Cukup tentukan butuh AWD atau tidak, dan mau sunroof atau tidak.
Jika anggaran memungkinkan, Kia Sportage X-Line PHEW layak dilirik. Varian ini hanya tersedia di dua trim tertinggi — X-Line dan Prestige — dengan harga mulai USD 40.490. Sebagai kompensasi, konsumen mendapatkan tenaga 261 hp dan jarak tempuh baterai murni 34 mil (sekitar 54 km).
Di tengah harga BBM yang masih tinggi, kemampuan melaju hingga 50 km tanpa setetes bensin jelas menjadi nilai jual utama. Lebih dari itu, powertrain PHEV membuat Sportage terasa lebih responsif saat digeber, berkat torsi instan dari motor listrik.
Namun untuk konsumen yang tidak terlalu peduli dengan efisiensi bahan bakar ekstrem, varian EX sudah mencakup 90 persen kebutuhan harian. Varian X-Line dan Prestige hanya menambahkan kemewahan seperti jok kulit dan sistem audio premium yang tidak esensial bagi sebagian besar pembeli.