SUMATERA UTARA — Ancaman pensiun dini Max Verstappen dari ajang Formula 1 kembali menjadi perdebatan. Kali ini, Martin Brundle angkat bicara dan menyatakan kekesalannya terhadap sikap sang juara dunia yang dinilainya hanya memberikan ancaman kosong tanpa realisasi.
Martin Brundle secara terbuka meminta Verstappen untuk segera merealisasikan rencananya atau berhenti mengeluh di depan media. "Max adalah sosok yang selalu bicara apa adanya, sejak dulu ia memang begitu, dan dia selalu menyatakan tidak akan bertahan lama di kejuaraan ini," ujar Brundle.
Menurut Brundle, narasi pensiun yang terus bergulir tanpa keputusan pasti justru merusak reputasi Verstappen. Ia menegaskan bahwa seorang profesional seharusnya lebih fokus pada balapan daripada terus membicarakan rencana mundur.
Kritik ini muncul di tengah catatan buruk Verstappen pada tiga seri pembuka musim 2026. Performa pembalap berusia 27 tahun itu tercatat mengalami penurunan signifikan di sirkuit-sirkuit favoritnya.
Hasil mengecewakan di awal musim disebut menjadi pemicu utama frustrasi Verstappen. Tekanan mental untuk mempertahankan posisi sebagai juara dunia semakin berat ketika hasil di lintasan tidak sesuai harapan.
Selain hasil balapan, faktor utama yang memicu amarah Verstappen adalah ketidakpuasannya terhadap regulasi anyar F1 2026. Aturan baru yang berfokus pada manajemen energi ketat pada komponen power unit dinilai telah merusak esensi balapan.
Verstappen mengaku kehilangan motivasi karena merasa tidak bisa lagi memacu kendaraan secara maksimal. Ia menilai sistem ini terlalu membatasi kemampuan pembalap dan lebih menitikberatkan pada aspek teknis mesin.
Pembalap asal Belanda itu telah berkali-kali menegaskan akan gantung helm pada akhir musim 2026 jika tidak ada perbaikan nyata dari penyelenggara.
Martin Brundle juga menyoroti dampak psikologis dari pernyataan Verstappen yang terus berulang terhadap tim dan penggemar setia F1. Ketidakkonsistenan antara ucapan dan tindakan nyata di lapangan dinilai menciptakan atmosfer tidak sehat di lingkungan internal kompetisi.
Kini publik menunggu langkah pasti dari Verstappen. Apakah ia benar-benar akan meninggalkan dunia balap yang telah melambungkan namanya, atau justru kembali membuktikan ketangguhannya di lintasan.