MEDAN — Aksi pencurian kabel tembaga di kawasan Helvetia, Kota Medan, gagal setelah personel Brimob Polda Sumut yang tengah berpatroli dini hari menangkap seorang pelaku. Peristiwa ini terjadi saat sebagian wilayah Kota Medan masih mengalami pemadaman listrik atau blackout yang membuat situasi semakin rawan.
Pelaku diamankan di sekitar Kantor Desa Helvetia, tepatnya di titik pertigaan yang menghubungkan kawasan Citra Land Helvetia menuju Simpang Marelan. Dari tangan terduga, petugas menyita sejumlah kabel tembaga yang sudah dipotong dan siap dibawa kabur.
Patroli yang dipimpin langsung Danki 1 Batalyon A, Iptu Rafles Manurung, S.Tr.K., S.I.K., itu mulanya mencurigai seorang pria yang mondar-mandir di area gelap. Saat didekati, pelaku justru mengeluarkan senjata tajam dan mencoba melawan petugas.
"Kami langsung melakukan tindakan tegas terukur. Pelaku tidak hanya membawa kabel hasil curian, tetapi juga senjata tajam dan mengenakan atribut loreng yang menyerupai seragam ormas," ujar Iptu Rafles dalam keterangannya, Jumat (24/1).
Penangkapan ini menjadi perhatian karena terjadi di tengah kondisi darurat listrik yang melanda Medan. Aliran listrik padam di sejumlah titik sejak Kamis malam, membuat kawasan pemukiman dan jalan raya gelap total. Kondisi ini dimanfaatkan pelaku untuk beraksi tanpa ketahuan warga.
Selain mengamankan pelaku, personel Brimob yang berpatroli juga turun tangan mengatur arus lalu lintas di beberapa persimpangan yang lampu merahnya mati. Hal ini dilakukan untuk mencegah kemacetan dan kecelakaan akibat lampu lalu lintas tidak berfungsi.
Terduga pelaku beserta barang bukti berupa kabel tembaga dan senjata tajam langsung dibawa ke Mapolsek Medan Labuhan untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi masih mendalami apakah pelaku merupakan bagian dari jaringan pencurian kabel yang kerap meresahkan di kawasan Medan utara.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi warga untuk tetap waspada, terutama saat listrik padam dalam waktu lama. Personel Brimob memastikan patroli dini hari akan terus digencarkan di titik-titik rawan selama masa pemadaman masih berlangsung.