TANJUNGBALAI — Ratusan nelayan di Kota Tanjungbalai menerima bantuan alat tangkap ikan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Bantuan berupa jaring insang sebanyak 292 unit itu diserahkan kepada lima kelompok nelayan di Kecamatan Teluk Nibung, Senin (24/8/2026).
Kelima kelompok penerima adalah KUB Harapan Jaya, KUB Maju Bersama, KUB Nelayan Berkah, KUB Nelayan Maju, dan KUB Sejahtera. Penyerahan dilakukan langsung oleh perwakilan Diskanla Sumut dan diterima oleh Kadis Perikanan, Pangan dan Pertanian Kota Tanjungbalai, drh Muslim, yang mewakili Wali Kota.
Anggaran Rp14,81 Miliar untuk Nelayan di 12 Kabupaten/Kota
Bantuan ini bukan kasus terisolasi. Diskanla Sumut mengalokasikan anggaran sekitar Rp14,81 miliar untuk pengadaan berbagai peralatan dan sarana penunjang bagi kelompok nelayan pada 2026. Pendistribusian menyasar 12 kabupaten/kota di Sumatera Utara.
Selain Tanjungbalai, daerah penerima meliputi Kabupaten Langkat, Kota Medan, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Batu Bara, Kabupaten Asahan, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, Kabupaten Nias Utara, dan Kabupaten Nias Selatan. Jenis peralatan yang disalurkan bervariasi, dengan jumlah puluhan hingga ribuan unit per daerah.
Dukungan untuk Kawasan Perikanan Tangkap di Tanjungbalai
Muslim menegaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata perhatian Pemprovsu terhadap nasib nelayan. Ia juga mengaitkan penyaluran ini dengan Program Strategis Daerah (PSD) Nomor 20 Gubernur Sumatera Utara yang berfokus pada pengembangan kawasan unggulan perikanan tangkap.
“Bantuan tersebut bukan sekadar penyerahan barang, melainkan bentuk nyata perhatian Pemprovsu terhadap nasib nelayan di Kota Tanjungbalai,” jelasnya.
Lokasi kawasan perikanan tangkap tersebut tersebar di lima kelurahan, yakni Beting Kuala Kapias, Kapias Pulau Buaya, Perjuangan, Sei Merbau Kota, dan Pematang Pasir. Kelima titik ini menjadi prioritas pengembangan sektor kelautan di kota pesisir tersebut.
Nelayan Diminta Jaga Amanah dan Rawat Peralatan
Di sela-sela penyerahan, Muslim mengingatkan para ketua dan anggota kelompok nelayan agar menjaga serta merawat sarana perikanan yang telah diberikan. Ia menekankan bahwa peralatan ini diharapkan mampu meningkatkan hasil tangkapan mereka.
“Bantuan ini adalah amanah pemerintah dan negara untuk masyarakat yang membutuhkan. Mari jaga amanah ini dengan baik,” tegasnya.
Pemanfaatan jaring insang yang optimal dinilai penting untuk mendorong produktivitas nelayan kecil di Tanjungbalai. Perawatan rutin juga menjadi kunci agar alat tangkap tersebut awet dan bisa digunakan dalam jangka panjang.