Pencarian

Presiden Prabowo Minta Sumut Perbanyak Sumur Bor dan Sekat Kanal di Lahan Gambut Cegah Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 • 18:12:31 WIB
Presiden Prabowo Minta Sumut Perbanyak Sumur Bor dan Sekat Kanal di Lahan Gambut Cegah Karhutla
Presiden Prabowo Subianto meminta penambahan sumur bor dan sekat kanal di lahan gambut untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan.

Presiden Prabowo Subianto meminta penambahan pembangunan sumur bor dan sekat kanal di wilayah gambut sebagai langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Instruksi ini disampaikan dalam rapat koordinasi penanganan karhutla di Palembang, Sumatera Selatan, Senin, yang juga diikuti wilayah Jambi dan Lampung secara daring.

PALEMBANG — Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh pemangku kepentingan, termasuk di Sumatera Utara, untuk terus waspada menghadapi potensi karhutla. Kewaspadaan ini mengingat prakiraan fenomena El Nino yang menyebabkan kondisi kemarau kering di Tanah Air.

Dalam rapat koordinasi penanganan karhutla di Palembang, Sumatera Selatan, Senin, Presiden menekankan bahwa infrastruktur pengendali air di lahan gambut tidak hanya berfungsi mencegah kebakaran, tetapi juga bisa menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Gambut Bisa Jadi Peluang, Bukan Sekadar Rintangan

"Beberapa yang kita anggap sebagai rintangan sesungguhnya juga bisa menjadi peluang. Gambut ini ternyata tidak terlalu sulit untuk membor mencari air. Saya kira ini jadi makanya saya bilang peluang," ujar Presiden Prabowo.

Kepala Negara meminta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dilibatkan untuk membangun embung dan sekat kanal di wilayah rawan karhutla. Langkah ini dinilai strategis karena lahan gambut yang selama ini dianggap rapuh justru memiliki potensi sumber daya air yang bisa dimanfaatkan.

Infrastruktur Pengendali Air Bisa Dikelola Warga

"Bagaimana kita bisa sekarang terus menambah embung-embung, kanal-kanal di daerah gambut yang produktif. Apakah bisa embung-embung itu memelihara ikan-ikan tertentu dan sebagainya," kata Prabowo.

Presiden menegaskan tujuan pembangunan infrastruktur ini tidak hanya untuk mencegah karhutla, tetapi juga agar dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat. Embung yang dibangun bisa digunakan untuk budidaya perikanan atau kebutuhan air lainnya.

Operasi Modifikasi Cuaca Terus Digencarkan

Di kesempatan yang sama, Presiden mendorong penggunaan teknologi untuk menangani karhutla, termasuk meningkatkan operasi modifikasi cuaca (OMC) selagi memungkinkan untuk membasahi lahan. Upaya ini dilakukan sebagai langkah antisipatif terhadap munculnya titik-titik panas.

"Kita antisipatif, titik-titik hotspot itu, alhamdulillah, kalau berkurang. Saya kira juga akibat saudara-saudara bekerja keras sudah sejak awal tahun. Terima kasih," tuturnya.

Rapat koordinasi ini diikuti secara daring oleh wilayah Jambi dan Lampung, sementara fokus utama pembahasan tetap pada kesiapan seluruh daerah rawan karhutla di Indonesia, termasuk Sumatera Utara yang memiliki kawasan gambut tersebar di sejumlah kabupaten.

Follow monitorsumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumut.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks