SUMATERA UTARA — Danantara Housing Expo 2026 akan digelar pada 27-30 Agustus 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK, Jakarta. Managing Director Stakeholders Management BPI Danantara, Rohan Hafas, menyatakan pameran ini dirancang untuk mempertemukan pengembang, perbankan, dan calon pembeli dalam satu ekosistem.
"Melalui Danantara Housing Expo 2026, kami ingin mendekatkan masyarakat dengan rumah yang mereka impikan dengan menghadirkan pilihan hunian yang beragam, akses pembiayaan yang mudah dan terjangkau, dan ketersediaan informasi properti yang lengkap dalam satu tempat," ujar Rohan dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Jumat (21/8).
Sebaran Lokasi Rumah MBR: Jawa Dominan, Kalimantan dan Sumatera Masuk Daftar
Senior Director Sector Specialist Property & Real Estate Danantara Asset Management, Dian Takdir Badrsyah, merinci bahwa mayoritas hunian murah tersebut berada di Pulau Jawa. Namun, sejumlah proyek juga tersebar di luar Jawa untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
"Untuk rumah MBR itu sekarang ada kurang lebih 49.000 unit yang kita tawarkan yang tersebar di Jawa dan di luar Jawa," kata Dian. Ia menambahkan, beberapa lokasi hunian MBR di luar Jawa berada di Kalimantan, khususnya Balikpapan, serta Sumatera Utara.
Dua Jalur Akses: Platform Digital dan Kunjungan Langsung
Calon pembeli tidak perlu menunggu hari pembukaan untuk melihat detail proyek. Informasi lengkap mengenai lokasi, spesifikasi unit, dan kisaran harga sudah dapat diakses melalui situs resmi DanantaraHousingExpo.id.
Platform tersebut juga menyediakan fasilitas penyampaian minat pembelian atau expression of interest (EOI) secara daring. Dengan begitu, masyarakat bisa mengamankan posisi sebelum datang ke lokasi pameran.
Bagi yang ingin melakukan perbandingan lebih mendalam, kunjungan langsung ke NICE PIK tetap menjadi opsi utama. Di sana, pengunjung bisa berdiskusi dengan pengembang dan perbankan mengenai skema pembiayaan, termasuk tenor hingga 30 tahun yang didukung Himbara dan Bank Syariah Indonesia (BSI).
Bukan Sekadar Harga Murah: Ini yang Harus Diperhatikan Pembeli
Dian mengingatkan agar masyarakat tidak hanya terpaku pada nominal DP atau cicilan. Faktor seperti kualitas bangunan, aksesibilitas, fasilitas kawasan, dan status proyek harus menjadi bahan pertimbangan sebelum menandatangani perjanjian.
"Masyarakat membutuhkan ruang untuk membandingkan pilihan hunian secara lebih menyeluruh dan memahami konsekuensi finansialnya sejak awal. Di Danantara Housing Expo 2026, pengunjung dapat berdiskusi langsung dengan pengembang dan perbankan, mempelajari proyek yang diminati, serta menghitung skema pembiayaan yang sesuai," jelas Dian.
Pameran ini merupakan bagian dari dukungan BUMN terhadap Program 3 Juta Rumah pemerintah. Hunian yang ditawarkan mencakup segmen rumah tapak hingga hunian vertikal, baik untuk kategori MBR maupun non-MBR.