Pencarian

Bursa Wirausaha Unggulan di USU Pertemukan 1.000 UMKM dengan Perbankan, Wali Kota Medan Sebut Potensi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 • 15:50:31 WIB
Bursa Wirausaha Unggulan di USU Pertemukan 1.000 UMKM dengan Perbankan, Wali Kota Medan Sebut Potensi Besar
Suasana Bursa Wirausaha Unggulan Sumatera Utara di Universitas Sumatera Utara (USU) dipadati sekitar 1.000 pelaku UMKM dan calon wirausaha muda, Kamis (20/8/2026).

Sekitar 1.000 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta calon wirausaha muda memadati Bursa Wirausaha Unggulan Sumatera Utara yang digelar di Universitas Sumatera Utara (USU), Kamis (20/8/2026). Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menilai potensi UMKM di ibu kota provinsi itu sangat besar sehingga butuh stimulus pembiayaan dan penguatan kapasitas.

MEDAN — Bursa Wirausaha Unggulan Sumatera Utara resmi digelar di Universitas Sumatera Utara (USU) pada Kamis (20/8/2026). Kegiatan bertema "Berani Mulai, Bertumbuh, Siap Berdampak" ini mempertemukan pelaku usaha dengan pemerintah, akademisi, lembaga pembiayaan, hingga mitra pengembangan usaha dalam satu forum.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas hadir mendampingi Menteri UMKM RI Maman Abdurrahman. Turut hadir Gubernur Sumatera Utara M. Bobby Afif Nasution, Wakil Kepala BRIN Prof. Dr. Ir. Amarulla Octavian, M.Sc., Rektor USU Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si., dan Deputi Bidang Kewirausahaan M. Riza Damanik.

Stimulus Pembiayaan dan Penguatan Pengusaha

Rico Waas menyebut potensi UMKM di Kota Medan sangat besar. Menurutnya, pelaku usaha perlu didorong melalui akses permodalan dan penguatan kapasitas agar bisa naik kelas.

"Potensi UMKM kita sangat besar di Kota Medan. Bagaimana diberikan stimulus, baik dalam bentuk pinjaman maupun penguatan terhadap para pengusahanya, tentunya sangat baik. Apalagi pemerintah semakin terbuka dalam pembangunan usaha-usaha ini," ujar Rico.

500 UMKM Ikuti Inkubasi Pembiayaan Perbankan

Dari total peserta, sekitar 500 UMKM mengikuti inkubasi pembiayaan yang melibatkan Bank Mandiri, Bank BPN, BNI, Bank Sumut, dan Next Indonesia. Program ini dirancang untuk memperluas akses pembiayaan sekaligus memperkuat literasi dan pengelolaan keuangan pelaku usaha.

Sementara itu, 500 peserta lainnya mengikuti inkubasi berbasis teknologi dan peningkatan kompetensi melalui 11 lembaga inkubator di Sumatera Utara, termasuk USU. Fokusnya pada peningkatan kualitas produk, pemanfaatan teknologi, pemasaran, dan produktivitas usaha.

Business Matching hingga Akad Massal KUR

Penguatan akses usaha juga dilakukan lewat business matching, expo, serta akad massal Kredit Usaha Rakyat (KUR). Delapan pelaku UMKM terpilih mengikuti business matching untuk membuka peluang kerja sama usaha secara berkelanjutan.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman dalam kesempatan itu memberikan arahan terkait penguatan ekosistem UMKM dan kewirausahaan nasional. Pelaku usaha didorong tidak hanya berani memulai, tetapi juga mampu bertumbuh dan memberikan dampak bagi perekonomian sekitar.

Provinsi Ketiga Setelah Bali dan Jakarta

Bursa Wirausaha Unggulan Sumatera Utara merupakan bagian dari rangkaian program pengembangan wirausaha yang digelar di tujuh provinsi di Indonesia. Sumatera Utara menjadi provinsi ketiga setelah Bali dan Jakarta.

Rangkaian kegiatan turut diisi kunjungan ke Expo Island yang menampilkan produk para wirausaha serta Inspirational Talk & Sharing Session bersama sejumlah pakar dan praktisi. Peserta mendapat akses terhadap jejaring usaha, legalitas dan perizinan, sertifikasi, pendampingan, hingga peluang mengikuti business pitching di hadapan mitra strategis.

Follow monitorsumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inimedanbung.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks