Pencarian

SD Muhammadiyah 28 Medan Rusak Diterjang Puting Beliung, UMSU Turun Tangan Bantu Renovasi Bangunan Sekolah

Jumat, 21 Agustus 2026 • 15:48:31 WIB
SD Muhammadiyah 28 Medan Rusak Diterjang Puting Beliung, UMSU Turun Tangan Bantu Renovasi Bangunan Sekolah
Atap dan sebagian dinding SD Muhammadiyah 28 Medan yang rusak akibat angin puting beliung mulai diperbaiki melalui bantuan renovasi dari UMSU.

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menyerahkan bantuan renovasi untuk SD Muhammadiyah 28 Medan yang bangunannya rusak akibat diterjang angin puting beliung. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd. kepada Kepala Sekolah Lilis Mulyani di Medan, Jumat (21/8/2026).

MEDAN — Angin puting beliung yang menerjang kawasan Pulo Brayan meninggalkan duka bagi warga, namun di tengah musibah itu, solidaritas justru menguat. SD Muhammadiyah 28 Medan yang atap dan sebagian dindingnya rusak diterjang angin kencang, kini mendapat angin segar. UMSU hadir memberikan bantuan perbaikan agar proses belajar mengajar tidak lagi terhambat.

Bantuan renovasi tersebut secara simbolis diserahkan Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd. kepada Kepala SD Muhammadiyah 28 Medan, Lilis Mulyani. Penyerahan dilakukan di lokasi sekolah dan disaksikan jajaran pimpinan UMSU, pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Medan, serta Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pulo Brayan.

Rektor: Pendidikan Harus Tetap Berjalan Saat Musibah

Prof. Akrim menegaskan bahwa kehadiran UMSU bukan sekadar seremonial. Menurutnya, ketika fasilitas pendidikan rusak, perguruan tinggi yang bernaung di bawah Persyarikatan Muhammadiyah memiliki tanggung jawab moral untuk hadir.

“Ketika terjadi musibah dan ada fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan, kita harus hadir. Mudah-mudahan bantuan ini dapat membantu proses renovasi sehingga kegiatan belajar mengajar di SD Muhammadiyah 28 Medan dapat kembali berlangsung dengan nyaman,” ujar Prof. Akrim dalam keterangannya, Jumat.

Ia menambahkan, komitmen UMSU untuk memberikan manfaat bagi masyarakat tidak hanya berhenti di ruang kuliah. Perhatian terhadap sekolah-sekolah di lingkungan Persyarikatan adalah bagian dari upaya menjaga keberlangsungan pendidikan anak-anak.

Kerusakan Akibat Angin Kencang dan Target Perbaikan

Angin puting beliung yang menerjang beberapa waktu lalu menyebabkan sejumlah bagian gedung SD Muhammadiyah 28 Medan rusak. Kondisi ini sempat membuat para guru dan siswa was-was dalam menjalankan aktivitas harian di sekolah.

Dengan adanya bantuan dari UMSU, proses renovasi diharapkan bisa berjalan lebih cepat. Target utamanya jelas: mengembalikan rasa aman dan nyaman bagi siswa dan guru agar kegiatan belajar mengajar dapat segera normal kembali.

Apresiasi Kepala Sekolah: Kami Tidak Sendirian

Kepala SD Muhammadiyah 28 Medan, Lilis Mulyani, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian UMSU. Ia mengaku bantuan ini menjadi penyemangat besar bagi keluarga besar sekolah.

“Kami sangat berterima kasih kepada UMSU dan Bapak Rektor. Bantuan ini bukan hanya soal perbaikan bangunan, tetapi juga memberikan semangat bahwa sekolah kami tidak sendirian dalam menghadapi kondisi sulit,” kata Lilis.

Ia berharap renovasi dapat segera tuntas sehingga para siswa bisa kembali belajar dengan tenang. Kehadiran UMSU di tengah musibah ini, lanjutnya, menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan di lingkungan Muhammadiyah selalu hidup.

UMSU menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya tentang ruang kelas dan proses pembelajaran, tetapi juga tentang memastikan setiap anak memiliki ruang yang aman untuk belajar dan tumbuh. Bantuan renovasi ini adalah wujud nyata dari komitmen tersebut untuk terus hadir di tengah masyarakat.

Follow monitorsumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: asaberita.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks