Newcastle Dapat Sinyal Positif dari Jaissle Jelang Liverpool, Pelatih Baru Minta Dukungan Penuh

Penulis: Khairunas Ibrahim  •  Jumat, 21 Agustus 2026 | 04:21:01 WIB
Pelatih baru Newcastle United, Jaissle, memberikan sinyal positif jelang laga melawan Liverpool dengan menegaskan kepercayaan penuh kepada tiga pemain mudanya.

SUMATERA UTARA — Laga kontra Liverpool akhir pekan ini tidak hanya menjadi ujian pertama Jaissle sebagai manajer Newcastle United di Premier League, tetapi juga panggung bagi tiga pemain mudanya yang berpotensi menjalani debut kompetitif. Bazoumana Touré, Aladji Bamba, dan Sean Steur, yang semuanya berusia 20 tahun ke bawah, siap diturunkan untuk mengisi lubang besar yang ditinggalkan para bintang yang hengkang pada musim panas ini.

Tiga Pemain Muda di Bawah Tekanan, Jaissle Beri Jaminan

Kehilangan Anthony Gordon, Sandro Tonali, dan Bruno Guimarães yang masing-masing pindah ke Barcelona, Tottenham, dan Arsenal membuat skuad Newcastle bertumpu pada darah muda. Jaissle menilai tekanan yang dihadapi para pemain mudanya saat ini sudah cukup besar tanpa harus ditambah oleh sorotan dari luar.

"Ketika Anda memiliki pemain muda, sebaiknya Anda tidak memberikan tekanan lebih dari luar kepada mereka. Mereka sudah memiliki banyak tekanan untuk mencapai target yang mungkin belum biasa mereka hadapi saat ini," ujar Jaissle, yang sebelumnya menukangi RB Salzburg dan Al-Ahli.

Pelatih berusia 38 tahun itu menegaskan keyakinannya terhadap kemampuan para pemain barunya. "Dari sisi saya, mereka memiliki kepercayaan penuh, komitmen, dan rasa hormat untuk perjalanan yang ada di depan mereka. Akan menyenangkan jika para penggemar dan media bisa melihatnya dengan cara yang sama," tambahnya.

Isyaratkan Abaikan Negativitas Luar, Newcastle Fokus pada Diri Sendiri

Jaissle bukannya tidak menyadari situasi yang sedang tidak ideal di sekitar klub. Ia justru menganggap kebisingan dari luar sebagai sesuatu yang harus disikapi dengan cerdas. "Cerdas bagi kami untuk menghindari negativitas dari luar, dan memang ada negativitas. Anda membaca koran, media, terutama media sosial," katanya.

Meski baru dua pekan menjabat, Jaissle realistis dengan kondisi timnya. Ia mengakui skuad asuhannya "belum 100 persen" siap, terutama dengan kemungkinan tambahan satu pemain baru lagi dalam beberapa hari ke depan. "Saya tidak pandai matematika, jadi saya tidak bisa memberi tahu Anda angkanya. Tapi yang pasti, masih ada jarak untuk mencapai potensi penuh kami. Itu normal jika Anda mempertimbangkan keadaan di sekitar kami. Kami cerdas dan realistis, tapi kami juga ambisius," tegasnya.

Duel Kontra Isak dan Sentuhan Kevin Keegan

Menariknya, laga debut Jaissle akan mempertemukannya dengan mantan striker Newcastle, Alexander Isak, yang kini menjadi ujung tombak Liverpool setelah pindah dengan nilai transfer £125 juta pada musim panas lalu. Meski memuji kualitas pemain asal Swedia itu, Jaissle menegaskan fokus timnya adalah pada permainan sendiri, bukan pada individu lawan.

Suasana di St James' Park dipastikan akan emosional. Sebelum pertandingan, kedua kubu akan memberikan penghormatan kepada mendiang Kevin Keegan, legenda yang pernah membesarkan nama Newcastle dan juga dihormati di Liverpool. "Anda tidak bisa menggambarkan apa yang Kevin Keegan lakukan untuk klub ini. Dia adalah alasan mengapa klub ini berada di level sekarang. Dia juga legenda di Liverpool, jadi kombinasi ini sangat spesial. Semua orang di stadion akan memberikan penghormatan kepadanya pada hari Minggu," tutup Jaissle.

Reporter: Khairunas Ibrahim
Sumber: theguardian.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top