Pencarian

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.700 per Dolar AS, Investor Tunggu Data Neraca Transaksi Berjalan

Jumat, 22 Mei 2026 • 09:47:40 WIB
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.700 per Dolar AS, Investor Tunggu Data Neraca Transaksi Berjalan
Rupiah dibuka melemah ke Rp17.700 per dolar AS seiring pelemahan mata uang utama Asia.

SUMATERA UTARA — Pelemahan rupiah pagi ini sejalan dengan pergerakan mayoritas mata uang utama di Asia dan negara maju. Ringgit Malaysia, dolar Singapura, yen Jepang, won Korea Selatan, hingga euro dan poundsterling kompak berada di zona merah terhadap greenback.

Sementara itu, beberapa mata uang Asia lainnya masih mampu mencatatkan penguatan. Yuan China naik tipis 0,05 persen, dan peso Filipina menguat 0,09 persen di awal perdagangan.

Sentimen yang Membayangi Pergerakan Rupiah

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, memperkirakan rupiah akan bergerak konsolidatif pada hari ini. Ia menilai investor masih dalam mode wait and see menjelang rilis data neraca transaksi berjalan kuartal I-2025 Indonesia.

"Rupiah diperkirakan berkonsolidasi terhadap dolar AS. Investor wait and see rilis data neraca transaksi berjalan kuartal I Indonesia," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com.

Selain faktor domestik, pelaku pasar juga masih mengantisipasi perkembangan geopolitik Timur Tengah, khususnya respons Iran terhadap proposal terbaru Amerika Serikat. Ketegangan yang berlarut-larut berpotensi mendorong penguatan dolar sebagai aset safe haven.

Rentang Pergerakan Hari Ini

Lukman memperkirakan pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini akan berada dalam rentang Rp17.600 hingga Rp17.750 per dolar AS. Level psikologis Rp17.700 menjadi area krusial yang harus dijaga oleh otoritas moneter.

Tekanan terhadap rupiah terjadi di tengah kuatnya indeks dolar AS yang masih bertahan di level tinggi. Data ekonomi AS yang solid dalam beberapa pekan terakhir membuat ekspektasi penurunan suku bunga The Fed semakin tertunda, sehingga dolar tetap perkasa terhadap mata uang emerging market, termasuk rupiah.

Pelaku pasar disarankan mencermati rilis data neraca transaksi berjalan Indonesia yang dijadwalkan hari ini. Data tersebut akan menjadi indikator fundamental bagi ketahanan eksternal ekonomi Indonesia dan dapat mempengaruhi arah pergerakan rupiah dalam jangka pendek.

Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks