SIBOLGA — Pertemuan tatap muka itu dihadiri Ketua Bhayangkari Cabang Sibolga Ny. Puspita Budi Prasetyo, Wakapolres Sibolga Kompol Arifin B. Tampubolon, para pejabat utama Polres Sibolga, para Kapolsek, serta pengurus dan anggota Bhayangkari Cabang Sibolga. Kapolres hadir dalam kapasitasnya sebagai Pembina Bhayangkari Cabang Sibolga.
Dalam forum tersebut, Kapolres menyampaikan sejumlah arahan dan pembinaan kepada anggota Bhayangkari yang mengikuti pertemuan. Pembinaan itu menyasar penguatan komunikasi dan koordinasi di lingkungan organisasi.
Sebelum agenda tatap muka dimulai, Kapolres Sibolga bersama rombongan meninjau kegiatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Bhayangkari Cabang Sibolga. Peninjauan itu menjadi bentuk perhatian terhadap aktivitas usaha yang dikelola anggota Bhayangkari.
Kegiatan UMKM disebut sebagai salah satu bagian dari aktivitas organisasi Bhayangkari yang turut diperhatikan dalam rangkaian kunjungan tersebut. Usai pertemuan bersama Pembina, acara dilanjutkan dengan pertemuan rutin Bhayangkari Cabang Sibolga.
Pada sesi pertemuan rutin, Ketua Bhayangkari Cabang Sibolga Ny. Puspita Budi Prasetyo memberikan arahan kepada para anggota. Arahan itu disampaikan sebagai bagian dari pembinaan internal organisasi.
Menurut keterangan yang dihimpun, pembinaan internal tersebut diarahkan untuk memperkuat kebersamaan dan komunikasi di antara pengurus maupun anggota Bhayangkari. Hubungan kekeluargaan di lingkungan Polres Sibolga dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga koordinasi organisasi.
Rangkaian kegiatan juga mencakup sosialisasi mengenai manfaat pemeriksaan Pap Smear. Materi itu diberikan untuk menyampaikan informasi kepada anggota Bhayangkari soal manfaat pemeriksaan kesehatan tersebut.
Sosialisasi kesehatan menjadi salah satu agenda dalam pertemuan yang berlangsung di Aula Dr. H.M. Jasin Polres Sibolga. Selain arahan organisasi, agenda kesehatan itu melengkapi rangkaian acara hari itu.
Pertemuan tatap muka antara Pembina dan anggota Bhayangkari Cabang Sibolga menjadi forum rutin untuk membangun komunikasi yang lebih baik. Kebersamaan antara anggota Bhayangkari dan keluarga besar kepolisian dinilai menopang hubungan serta koordinasi organisasi ke depan.