Review TVS Ronin Agonda: Retro Rp 37 Juta Tanpa Fitur Top Varian

Penulis: Syafruddin Amir  •  Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:35:31 WIB
TVS Ronin Agonda resmi meluncur di Indonesia dengan harga Rp 37.080.000 OTR Jakarta.

SUMATERA UTARA — TVS Ronin Agonda resmi meluncur di Indonesia dengan harga Rp 37.080.000 OTR Jakarta, membawa mesin 225 cc dan tampilan modern-retro khas pesisir. Varian base ini tampil beda dari Ronin Top Variant yang lebih mahal, dan selisih fiturnya cukup terasa untuk pemakaian harian.

TVS Motor Company Indonesia menambah varian baru di jajaran Ronin lewat Agonda, yang kini tersedia di diler resmi dengan harga Rp 37.080.000 OTR Jakarta. Nama Agonda diambil dari Pantai Agonda di Goa, India — pantai berpasir putih yang jadi acuan skema warna motor ini. Dari sisi teknis, Agonda memakai basis mesin yang sama dengan Ronin lain, jadi bukan motor baru dari nol.

Desain: Putih dengan Pinstripe Merah-Biru

Tangki bahan bakar Agonda berwarna putih, dilapisi garis tipis merah dan biru yang membentuk harmoni tiga warna. Skema ini yang membedakannya dari varian Ronin lain yang cenderung gelap. Head of Marketing PT TVS Motor Company Indonesia, Nahason Jurun, menyebut tampilan ini terinspirasi gaya kustom pesisir Pantai Agonda.

"Kehadiran TVS Ronin Agonda seri terbaru ini mencerminkan komitmen kami untuk memperkuat jajaran modern-retro di Indonesia," kata Nahason dalam peluncuran produk.

Mesin 225 cc: 15 kW dan Torsi 19,93 Nm

Dapur pacu Agonda masih satu silinder 225 cc empat stroke injeksi. Tenaga maksimalnya 15,01 kW pada 7.750 rpm dan torsi 19,93 Nm pada 3.750 rpm, disalurkan lewat transmisi 5 percepatan. Angka ini identik dengan Ronin versi lain, jadi performa tidak berubah — yang dibedakan hanya kelengkapan fitur.

Empat Fitur Andalan di Varian Base

Meski berada di posisi terbawah, Agonda tetap membawa empat fitur yang menyangkut keselamatan dan kenyamanan:

  • ABS Single Channel di roda depan, menjaga kestabilan saat pengereman mendadak.
  • Rain Mode dan Urban Mode — Rain untuk kondisi basah, Urban untuk jalan kering harian.
  • Glide Through Technology (GTT) — motor bisa merayap di gigi 1, 2, dan 3 tanpa tarik kopling atau putar gas, membantu saat macet.
  • Slipper Clutch — perpindahan gigi turun lebih halus dan tidak menyentak.

GTT jadi fitur paling terasa untuk pemakaian dalam kota. Di kemacetan Jakarta, kemampuan merayap tanpa kopling mengurangi kelelahan tangan kiri cukup signifikan dibanding motor tanpa fitur serupa.

Yang Hilang Dibanding Ronin Top Variant

Selisih harga dengan varian tertinggi memang masuk akal, tapi calon pembeli perlu tahu apa yang dikorbankan. Ronin Top Variant membawa visor, pengisi daya USB, ABS dual channel, tuas kopling dan rem yang bisa disetel, plus panel instrumen digital dengan SmartXonnect.

Fitur SmartXonnect itu mencakup Voice Assist, navigasi turn-by-turn, dan notifikasi panggilan masuk. Bagi yang terbiasa navigasi dari ponsel, ketiadaan panel digital di Agonda bakal terasa sebagai kekurangan harian, bukan sekadar detail kosmetik.

ABS dual channel juga patut dicatat. Agonda hanya mengandalkan ABS single channel di roda depan, sementara roda belakang tanpa ABS. Untuk motor 225 cc yang bisa dipakai touring ringan, ini catatan penting — terutama di jalan basah.

Harga dan Posisi di Pasar

Dengan banderol Rp 37.080.000 OTR Jakarta, Agonda masuk segmen modern-retro 200-250 cc yang cukup ramai. Pembeli di rentang ini biasanya membandingkan tampilan, fitur keselamatan, dan biaya kepemilikan jangka panjang.

Anthony Ho, Regional Business Head TVS Motor Company, menyebut Agonda menyasar penggemar motor modern-retro sekaligus komunitas adventure dan modifikasi. Klaim itu masuk akal dari sisi desain — tangki putih dengan pinstripe memang memberi ruang modifikasi yang luas.

Kelebihan

  • Harga Rp 37 jutaan, terendah di jajaran Ronin Indonesia.
  • Mesin 225 cc dengan torsi 19,93 Nm, cukup untuk dalam kota dan jalan menanjak.
  • GTT dan slipper clutch yang benar-benar membantu di kemacetan.
  • Skema warna putih pinstripe merah-biru yang jarang di kelasnya.

Kekurangan

  • Tanpa ABS dual channel — hanya roda depan yang dilindungi.
  • Tidak ada panel instrumen digital dan SmartXonnect.
  • Tanpa visor dan pengisi daya USB, dua hal yang kini lazim di motor seharga ini.
  • Tuas kopling dan rem tidak dapat disetel, kurang ramah bagi pengendara dengan ukuran tangan berbeda.

Verdict: Cocok untuk Siapa?

TVS Ronin Agonda paling masuk akal buat pembeli yang mengutamakan tampilan retro dan mesin 225 cc dengan budget ketat, serta tidak terlalu bergantung pada navigasi digital atau USB charging. GTT dan slipper clutch membuatnya tetap nyaman untuk harian di kota besar.

Sebaliknya, kalau kamu sering touring malam, butuh navigasi langsung dari motor, atau ingin perlindungan ABS di kedua roda, menambah budget ke Ronin Top Variant lebih bijak. Selisih fiturnya terlalu besar untuk diabaikan hanya karena soal harga awal.

Reporter: Syafruddin Amir
Sumber: oto.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top