SUMATERA UTARA — Infinix resmi meluncurkan XPAD 30 Pro di Indonesia pada 9 September 2026, memposisikan tablet ini sebagai penerus XPAD 20 Pro yang dirilis Oktober 2025. Kami melihat langsung spesifikasi dan fitur yang ditawarkan berdasarkan sesi peluncuran, dan ada beberapa peningkatan signifikan yang layak dibahas, terutama dari sisi performa dan daya tahan baterai.
Dengan harga perdana mulai Rp 3.499.000 untuk varian 4GB+128GB dan Rp 4.599.000 untuk 8GB+128GB, tablet ini bersaing langsung dengan Redmi Pad Pro dan OPPO Pad Air generasi sebelumnya. Target pasarnya jelas: mahasiswa dan profesional muda yang butuh satu perangkat untuk belajar, bekerja, dan bermain game.
XPAD 30 Pro mengusung panel 11 inci beresolusi 2.5K dengan rasio layar-ke-bodi 85% dan kecerahan puncak 550 nits. Untuk penggunaan di dalam ruangan, angka ini sudah cukup nyaman. Sertifikasi TÜV Rheinland untuk Low Blue Light dan Flicker-Free juga menjadi nilai plus bagi Anda yang sering membaca materi digital berjam-jam.
Dukungan DTS 3D surround sound menambah pengalaman menonton film atau bermain game. Sayangnya, kami belum bisa menguji kualitas speaker secara langsung karena ini baru sesi pengumuman spesifikasi, bukan hands-on menyeluruh.
MediaTek Helio G200 Ultimate dengan fabrikasi 6nm menjadi otak utama tablet ini. Infinix mengklaim peningkatan performa hingga 35,6% dibandingkan generasi sebelumnya. Untuk konteks, chipset ini diposisikan di atas Helio G99 yang biasa dipakai tablet entry-level, jadi peningkatan dari XPAD 20 Pro seharusnya terasa signifikan.
Fitur menarik lainnya adalah Wet Touch Technology yang membuat layar tetap responsif meski terkena air, dan All-Scenario Bypass Charging yang menyalurkan daya langsung ke perangkat saat bermain game sambil mengisi daya. Fitur terakhir ini penting untuk mengurangi panas berlebih dan menjaga umur baterai jangka panjang.
Kapasitas 8200mAh adalah peningkatan dari pendahulunya dan seharusnya cukup untuk menemani aktivitas dari pagi sampai malam. Dengan chipset 6nm yang efisien, Anda bisa berharap penggunaan normal seperti browsing, menonton video, dan mencatat bisa bertahan lebih dari satu hari. Namun, untuk sesi gaming berat, angka pastinya masih perlu diuji lebih lanjut.
Konektivitas 4G dengan dukungan kartu SIM menjadi nilai jual utama di kelas harga ini. Anda tidak perlu bergantung pada Wi-Fi publik yang tidak stabil saat berada di kampus atau tempat kerja.
XPAD 30 Pro jelas menyasar pengguna yang menginginkan tablet serbaguna tanpa menguras kantong. Untuk mahasiswa yang butuh perangkat mencatat, membaca, dan sesekali bermain game Mobile Legends atau PUBG Mobile, tablet ini menawarkan paket lengkap dengan layar lega, baterai besar, dan konektivitas 4G.
Namun, jika prioritas utama Anda adalah gaming berat dengan grafis tertinggi atau produktivitas tingkat lanjut seperti editing video, Anda mungkin perlu mempertimbangkan tablet dengan chipset kelas atas atau varian RAM lebih besar. Infinix juga memberikan bonus aksesori dan kuota AXIS hingga 300GB untuk periode perdana, yang bisa menjadi pertimbangan tambahan sebelum penawaran berakhir.