Review Samsung Galaxy S26 FE: Enam Peningkatan yang Bikin FE Pertama Kali Pakai Chip 3nm

Penulis: Hamzah Effendi  •  Senin, 07 September 2026 | 20:22:01 WIB
Wakil Senior Manager MX Product Marketing Samsung Electronics Indonesia, Ilham Indrawan, memaparkan enam peningkatan utama Galaxy S26 FE dalam acara peluncuran di Jakarta, Senin.

SUMATERA UTARA — Ponsel ini adalah model keempat di bawah payung seri Galaxy S26, dan posisinya jelas: menjembatani mereka yang menginginkan pengalaman flagship tanpa harus membayar harga Ultra. MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Ilham Indrawan, membeberkan enam peningkatan utama dalam acara peluncuran di Jakarta, Senin. Kami sudah merangkum mana yang benar-benar terasa signifikan dan mana yang sekadar penyegaran.

Kamera: Sensor Sama, tapi Software yang Berbeda

Samsung tidak mengubah konfigurasi kamera belakang—masih 50MP utama, 12MP ultrawide, dan 8MP telefoto. Justru di sinilah poin menariknya: peningkatan datang dari sisi perangkat lunak, bukan hardware.

Fitur MyFanCam yang tadinya eksklusif di Galaxy Z Fold8 kini tersedia di sini. Ini bukan gimmick—fitur ini memungkinkan kamera fokus pada satu objek di tengah keramaian, sangat relevan untuk pengguna yang sering memotret di konser. Ada juga Horizontal Lock yang pertama kali debut di seri Galaxy S26 awal 2026, menjaga video tetap stabil saat pengguna bergerak aktif.

Untuk kamera depan, sudut pandang melebar dari 80 derajat menjadi 85 derajat. Perubahan ini kecil di atas kertas, tapi langsung terasa saat swafoto bareng lebih dari dua orang—tidak perlu lagi merentangkan tangan sampai pegal.

Performa: FE Pertama dengan Chip 3nm

Ini lompatan paling substansial. Dua generasi FE sebelumnya masih memakai arsitektur 4nm, tapi Galaxy S26 FE dibekali Exynos 2500—chip yang sama dengan Galaxy S25 dan S25+.

Ilham mengklaim performa AI meningkat 51 persen dibanding pendahulunya. Angka ini perlu diverifikasi lewat pengujian jangka panjang, tapi secara arsitektur, fabrikasi 3nm berarti efisiensi daya yang lebih baik—bukan cuma soal kecepatan mentah. Untuk penggunaan harian, ini biasanya berdampak pada suhu perangkat yang lebih adem saat multitasking berat.

Software: Android 17 Langsung dari Kotak

Fakta yang jarang terjadi di industri: Galaxy S26 FE justru lebih dulu membawa Android 17 dan One UI 9.0 dibanding kakak-kakaknya—Galaxy S26, S26+, dan S26 Ultra—yang masih menunggu update. Ini keuntungan kompetitif yang jelas, setidaknya untuk enam bulan pertama kepemilikan.

Samsung juga mempertahankan komitmen jangka panjang: tujuh tahun pembaruan OS utama dan patch keamanan. Artinya, ponsel ini akan relevan hingga awal 2030-an.

Fitur AI dan Transfer Data: Kemudahan yang Terasa Sehari-hari

Fitur AI unggulan seperti Now Brief, Now Nudge, Circle to Search 3.0, dan Gemini Live kini tersedia di kelas harga ini. Untuk pengguna Indonesia, Circle to Search tetap jadi yang paling praktis—cukup lingkari objek di layar, langsung muncul hasil pencarian.

Perubahan kecil yang menurut kami berdampak besar: transfer data kini cukup dengan memindai kode QR. Tidak perlu lagi mengunduh aplikasi Smart Switch secara manual. Prosesnya nirkabel dan jauh lebih sederhana untuk pengguna yang tidak terbiasa dengan teknis migrasi data.

Desain: Clean Look dengan Tiga Pilihan Warna

Galaxy S26 FE mempertahankan bahasa desain minimalis seri Galaxy S26. Tersedia dalam warna Pistachio, Graphite, dan Blueberry. Untuk FE, ini penyegaran yang disambut baik—generasi sebelumnya terkesan "khas FE" dengan material yang sedikit berbeda. Kali ini, kesan premium lebih terasa di genggaman.

Yang Perlu Diperhatikan

  • Kamera telefoto tetap 8MP—ini spesifikasi yang mulai tertinggal dibanding kompetitor di kelas harga yang sama yang sudah beralih ke 10MP atau 12MP dengan sensor lebih besar.
  • Klaim performa AI 51% perlu uji nyata—angka pabrikan biasanya diukur dalam kondisi ideal. Kami menunggu hasil benchmark independen.
  • Harga belum diumumkan—posisi "terjangkau" masih relatif. Jika selisihnya dengan Galaxy S26 reguler terlalu tipis, nilai jual FE bisa tergerus.

Verdict: FE Pertama yang Terasa Seperti Flagship Sejati

Galaxy S26 FE akhirnya keluar dari bayang-bayang "flagship murah" dengan membawa chip 3nm dan software terkini. Ini jelas ditujukan untuk pengguna yang ingin performa dan umur pakai panjang, tapi tidak butuh kamera zoom ekstrem atau pena S-Pen.

Kurang cocok untuk mereka yang prioritas utamanya fotografi zoom—kamera telefoto 8MP akan terasa terbatas. Tapi untuk daily driver yang gesit, tahan lama, dan selalu up-to-date, ponsel ini layak masuk daftar tunggu sampai harga resmi untuk pasar Indonesia diumumkan.

Reporter: Hamzah Effendi
Sumber: jatim.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top