SUMATERA UTARA — Kiprah Evos Divine di ajang Free Fire World Series (FFWS) SEA Fall 2026 harus berakhir lebih awal. Tim yang musim lalu menjadi juara Esports World Cup: Free Fire 2025 itu gagal bersaing di babak Knockout Stage dan dipaksa angkat koper dari kompetisi Free Fire terbesar di Asia Tenggara ini.
Berdasarkan informasi yang diterima detikINET, Senin (7/9/2026), performa Evos di pekan keempat turnamen ini jauh dari kata memuaskan. Mereka tercatat hanya mampu mengumpulkan 91 eliminasi dan 56 poin placement, dengan catatan nihil booyah alias kemenangan match.
Kegagalan ini menjadi pukulan telak bagi Evos Divine. Sebagai juara bertahan turnamen internasional, ekspektasi untuk kembali mendominasi panggung SEA tentu sangat tinggi. Namun, hasil di klasemen akhir yang menempatkan mereka di posisi ke-12 menjadi indikator jelas bahwa konsistensi tim sedang bermasalah.
Akibat hasil buruk ini, perjuangan Evos di skena kompetitif Free Fire musim depan harus dimulai dari nol. Tim tersebut wajib melewati babak kualifikasi turnamen nasional terlebih dahulu jika ingin kembali merasakan atmosfer kompetisi level Asia Tenggara.
Meski Evos tersingkir, Indonesia masih punya wakil di partai puncak. Empat tim tanah air berhasil mengamankan tiket ke Grand Final FFWS SEA 2026 Fall, yaitu Bigetron by Vitality, Onic, RRQ Kazu, dan MBR Omega.
Keempat tim tersebut akan bergabung dengan delapan partisipan lain yang juga lolos dari Knockout Stage. Mereka adalah All Gamers Global, Buriram United Esports, Team Falcons, Team Akkee, Twisted Minds, Team Flash, P Esports, dan GOW Esports.
Grand Final FFWS SEA 2026 Fall akan berlangsung di Tunjungan Plaza Convention Hall, Surabaya, pada 19-20 September 2026. Kota Surabaya kembali dipercaya menjadi tuan rumah panggung final turnamen Free Fire bergengsi ini.
Format pertandingan di partai puncak nanti terbagi dalam dua hari yang berbeda. Hari pertama akan menggunakan sistem Point Rush untuk mengumpulkan poin, sebelum dilanjutkan ke hari kedua dengan aturan main Champion Rush yang menentukan juara.
Pada FFWS SEA 2026 Spring lalu, gelar juara diraih oleh Secret WAG. Tim asal Vietnam tersebut mencatatkan performa impresif dengan meraih empat booyah beruntun di game ketiga hingga keenam, masing-masing di map Bermuda, Purgatory, Nexterra, dan Purgatory.
Saat itu, Secret WAG mengoleksi total 120 poin dari akumulasi 59 poin placement dan 61 eliminasi. Menariknya, mereka tidak menjadi juara karena unggul poin, melainkan berkat status Champion Rush yang didapat setelah memenangkan booyah di game berikutnya. Kini, para penggemar Free Fire Indonesia akan menantikan apakah salah satu dari empat wakilnya mampu mengulang atau bahkan melampaui pencapaian tersebut di kandang sendiri.