MEDAN — Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Rapidin Simbolon, meminta seluruh kader partainya untuk menempatkan kepentingan keselamatan rakyat di atas agenda politik menyusul rangkaian bencana alam yang melanda sejumlah wilayah Indonesia. Instruksi ini merupakan tindak lanjut dari arahan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang memerintahkan jajaran partai dari pusat hingga daerah untuk bergerak cepat membantu masyarakat terdampak.
Salah satu fokus utama instruksi ini ditujukan kepada Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, yang diminta tetap fokus menjalankan tugas pemulihan pascabencana di wilayahnya. "Yang paling utama saat ini adalah keselamatan dan pemulihan masyarakat. Jangan sampai energi pemerintah daerah terseret ke dalam persoalan politik yang tidak produktif," ujar Rapidin, Minggu malam (6/9/2026).
Instruksi Megawati mencakup langkah-langkah konkret seperti pengerahan relawan kesehatan, pembukaan dapur umum, serta penyaluran bantuan kemanusiaan melalui struktur partai. Kader diminta hadir di tengah masyarakat yang kesulitan, bukan hanya ketika situasi politik membutuhkan dukungan.
Semangat yang ditekankan adalah kader harus mampu menangis dan tertawa bersama rakyat dalam menjalankan kerja-kerja kemanusiaan. Hal ini menjadi pengingat bahwa masyarakat membutuhkan kehadiran negara dan solidaritas sosial di tengah situasi sulit.
Di Sumatera Utara, status Gunung Sinabung di Kabupaten Karo dinaikkan menjadi Level III (Siaga) oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada Minggu, 6 September 2026 pukul 12.00 WIB. Asap kawah terpantau berwarna putih dengan intensitas tebal, mencapai ketinggian 300 hingga 500 meter di atas puncak.
Aktivitas vulkanik serupa juga terjadi di sejumlah daerah lain. Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengalami erupsi berkelanjutan sejak Jumat malam (4/9/2026), dengan sebaran abu vulkanik menjangkau DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Gunung Semeru di Jawa Timur dan Gunung Ili Lewotolok di Nusa Tenggara Timur juga dilaporkan erupsi dengan kolom abu masing-masing sekitar 1.000 meter dan 600 meter di atas puncak.
Rapidin Simbolon juga meminta Ketua DPRD Medan, Wong Chun Sen, untuk membangun komunikasi politik yang baik dengan Wali Kota Medan, Rico Waas. Meskipun berbeda pilihan politik pada Pilkada serentak 2024, perbedaan tersebut tidak boleh menjadi penghalang kerja sama pemerintahan ketika kepentingan masyarakat menjadi taruhan.
Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDI Perjuangan Sumut, Sutrisno Pangaribuan, menambahkan bahwa instruksi serupa berlaku di Kabupaten Karo. Ketua DPRD Karo, Iriani Tarigan, diminta menjaga stabilitas politik dan tidak melakukan gerakan yang mengganggu pemerintahan Bupati Karo.
Pihaknya juga menegaskan kader partai tidak boleh terlibat dalam gerakan politik yang bertujuan memakzulkan kepala daerah. "Sepanjang pemerintah kota menjalankan kebijakan untuk kepentingan rakyat, kader PDI Perjuangan diminta memberikan dukungan," ujar Sutrisno. Hal yang sama diberlakukan untuk Ketua DPRD Tapanuli Utara dan Ketua DPRD Kota Pematangsiantar dalam membangun hubungan politik dengan bupati dan wali kota setempat.