RANTAUPRAPAT — SD Negeri 15 Rantau Selatan mencatatkan prestasi membanggakan bagi pendidikan di Labuhanbatu. Sekolah tersebut lolos ke 80 besar program Sahabat Sekolah Dasar 2026 tingkat nasional, sebuah inisiatif dari Direktorat Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.
Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, mengukuhkan empat siswa yang akan mewakili sekolah tersebut dalam ajang puncak yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta akhir November mendatang. Pengukuhan ditandai dengan penyematan selempang di Aula Pendopo Rumah Dinas Bupati, Jalan WR Supratman, Rantau Utara, Kamis (3/9/2026).
Pencapaian ini menempatkan SDN 15 Rantau Selatan sebagai satu-satunya perwakilan Kabupaten Labuhanbatu. Di tingkat Provinsi Sumatera Utara, hanya tiga sekolah yang berhasil lolos seleksi, yaitu perwakilan dari Kabupaten Dairi, Kota Tanjungbalai, dan Kabupaten Labuhanbatu.
Kepala SD Negeri 15 Rantau Selatan, Dr. Defa, mengungkapkan perjalanan panjang yang ditempuh sekolahnya sebelum sampai ke tahap ini. "SD Negeri 15 Rantau Selatan sudah melewati seleksi ketat dari 3.000 lebih peserta sekolah se-Indonesia, hingga akhirnya terpilih masuk 80 besar Sahabat Sekolah Dasar Tahun 2026," ujarnya.
Bupati Maya Hasmita menyampaikan rasa bangga dan menegaskan dukungannya bagi para siswa yang akan berlaga di tingkat nasional. Ia berharap ajang ini menjadi pintu bagi Labuhanbatu untuk dikenal lebih luas melalui praktik baik pendidikan.
"Jadikan momentum ini untuk memperkenalkan potensi, kreativitas, inovasi, serta praktik baik pendidikan di Kabupaten Labuhanbatu. Kita ingin semangat Labuhanbatu Cerdas Bersinar dapat bergemuruh di kancah nasional," tegas Bupati.
Orang nomor satu di Labuhanbatu itu juga meminta para guru terus mengasah potensi murid agar tampil percaya diri tanpa rasa canggung pada ajang nasional mendatang.
Empat siswa SDN 15 Rantau Selatan yang resmi dikukuhkan adalah Warda Dwi Syakila, Wina Kesuma, Abid Zaky, dan Muhammad Faeyza Rafardhan. Mereka akan membawa nama Labuhanbatu dengan semangat kebersamaan.
Program bertajuk "Rukun Sama Teman" ini dirancang Kemendikdasmen untuk mencetak generasi muda yang inklusif, peduli lingkungan, serta berkarakter kuat. Peserta didik diharapkan unggul tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga kaya nilai-nilai sosial.
Acara pengukuhan turut dihadiri Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Rantau Selatan Hj. Neneng Yusnita, Kasi Bidang SD Nova Handayani, Kabid SD Disdik Khairil Ritonga, serta jajaran guru pembimbing.