MEDAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memetakan sejumlah ruas jalan di Deli Serdang dan Karo untuk dijadikan jalur alternatif Medan–Berastagi yang difokuskan khusus bagi kendaraan wisata roda enam ke bawah. Langkah ini diambil untuk mengurai kemacetan di jalur utama Jalan Jamin Ginting yang kerap terjadi menjelang akhir pekan dan libur nasional. Pengerjaan fisik ditargetkan dimulai pada 2027 dan rampung pada 2028–2029.
Kebijakan ini disampaikan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution usai menerima Ikatan Cendekiawan Karo di Berastagi, Kabupaten Karo, Rabu (18/6). Menurutnya, jalur alternatif ini tidak hanya akan memangkas waktu perjalanan wisatawan menuju Tanah Karo, tetapi juga dimaksudkan untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas di rute utama.
"Sementara untuk jalur logistik, tetap kami arahkan melewati rute utama Jalan Jamin Ginting yang ada saat ini," kata Bobby.
Ruas jalan yang akan diintervensi memiliki status kepemilikan beragam, meliputi jalan negara, jalan provinsi, serta jalan kabupaten di Deli Serdang dan Karo. Pelebaran dilakukan dari empat meter menjadi enam hingga delapan meter. Skema ini diharapkan mampu menampung volume kendaraan pribadi yang menuju Berastagi sehingga beban Jalan Jamin Ginting berkurang signifikan.
"Target maksimal pengerjaan intervensi fisik ini mulai berjalan pada 2027 hingga selesai pada 2028–2029," ujar Gubernur Bobby Nasution.
Gubernur Bobby menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membangun fasilitas komersial berskala besar, seperti mal atau hotel. Fokus utama adalah pembenahan infrastruktur dasar kawasan agar memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat lokal, serupa dengan yang pernah dilakukan saat meremajakan kawasan Kota Lama Medan.
"Kami mengucapkan terima kasih atas nama masyarakat Karo, kami sangat gembira dengan kabar ini. Tentunya kami akan terus mendukung pembangunan ini," ucap Sukarya.
Berastagi merupakan kota wisata di dataran tinggi Karo yang berjarak sekitar 66 kilometer di selatan Kota Medan. Wilayah ini menawarkan pesona alam dengan udara sejuk serta pemandangan dua gunung berapi aktif, Gunung Sibayak dan Gunung Sinabung, yang menjadi daya tarik utama wisatawan.