MEDAN — Panitia PRSU 2026 Bidang Humas Farah menyatakan bahwa pihaknya tengah menjajaki peluang menghadirkan industri kendaraan listrik sebagai salah satu sektor unggulan dalam penyelenggaraan PRSU ke depan. "Kami menjajaki peluang dengan Periklindo guna menghadirkan industri kendaraan listrik sebagai salah satu sektor unggulan penyelenggaraan PRSU di masa mendatang," ucap Farah di Medan, Ahad (19/7).
Dalam penjajakan ini, Sekretaris Jenderal Periklindo Tenggono Chuandra Phoa memenuhi undangan untuk menghadiri penyelenggaraan PRSU 2026 pekan ini. Kehadiran Periklindo menjadi langkah awal membangun kolaborasi strategis pengembangan PRSU sebagai pusat promosi perdagangan, investasi, inovasi, dan pengembangan industri.
PRSU sendiri konsisten menghadirkan 33 paviliun kabupaten/kota se-Sumatera Utara serta Paviliun Pulau Pinang, Malaysia, sebagai bentuk kerja sama antardaerah dan internasional.
Menurut Farah, kolaborasi bersama Periklindo diharapkan dapat menghadirkan pameran kendaraan listrik, edukasi teknologi ramah lingkungan, ruang diskusi industri, hingga promosi. Melalui kerja sama ini, PRSU dapat membuka peluang investasi, memperluas jaringan industri kendaraan listrik, dan mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, hingga masyarakat.
Langkah ini dinilai sejalan dengan upaya mendorong ekonomi hijau dan industri berkelanjutan di Sumatera Utara.
Penyelenggara PRSU optimistis sinergi bersama Periklindo akan memberikan nilai tambah sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu ajang promosi dan pameran terbesar di Sumatera Utara. "Kehadiran industri kendaraan listrik diharapkan meningkatkan daya tarik PRSU, memperluas peluang investasi, dan memberikan manfaat nyata bagi pengembangan ekonomi daerah," tutur Farah.
Dengan adanya penjajakan ini, publik menantikan realisasi kerja sama yang dapat membawa dampak positif bagi industri kendaraan listrik dan perekonomian lokal di tahun mendatang.