KARO — Sebanyak 50 unit truk roda enam resmi disalurkan kepada Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Karo. Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati Karo Antonius Ginting bersama Dandim 0205/Tanah Karo Letkol Inf Robert Panjaitan dan jajaran Forkopimda.
Bupati Antonius Ginting menyebut Kabupaten Karo merupakan daerah agraris dengan potensi pertanian yang luar biasa. Namun, selama ini petani kerap menghadapi rantai distribusi yang panjang dan biaya logistik tinggi.
Menurut Bupati, koperasi desa dipilih sebagai ujung tombak karena dinilai paling dekat dengan petani dan masyarakat akar rumput. “Dukungan sarana distribusi seperti kendaraan angkut ini diharapkan mampu memperlancar pemasaran hasil pertanian, memperpendek rantai distribusi, meningkatkan nilai tambah produk, serta memberikan manfaat nyata bagi para petani dan masyarakat,” ujar Antonius Ginting dalam sambutannya.
Program ini merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kabupaten Karo dengan TNI, khususnya Kodim 0205/Tanah Karo. Bupati memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi yang disebutnya sebagai bukti nyata komitmen bersama membangun ekonomi desa.
Dengan tambahan 50 unit truk, koperasi diharapkan mampu mengangkut hasil bumi langsung dari lahan ke pasar tanpa melalui tengkulak atau pengepul. Langkah ini berpotensi menaikkan margin keuntungan petani karena rantai distribusi lebih pendek.
Bupati berpesan agar seluruh kendaraan dikelola secara profesional dan dirawat berkala. “Gunakan sepenuhnya untuk mendukung pengembangan usaha koperasi dan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Karo menargetkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tumbuh menjadi penggerak ekonomi desa yang produktif dan berorientasi pada kesejahteraan. Bupati mendorong pengelolaan usaha yang profesional agar koperasi tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi juga mampu mengelola aset secara mandiri.
Penyerahan truk ini menjadi salah satu langkah konkret pemda dalam memperkuat sektor pertanian di Tanah Karo yang selama ini menjadi andalan ekonomi daerah.