SUMATERA UTARA — Apple kembali bersiap menyegarkan lini ponsel premiumnya. Menurut laporan yang dihimpun dari berbagai sumber, iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max akan diumumkan pada September 2025, bersamaan dengan model lipat "iPhone Ultra". Pengiriman ke konsumen diperkirakan dimulai pada paruh kedua bulan yang sama.
Salah satu perubahan yang paling dinantikan adalah pengecilan Dynamic Island. Apple disebut akan memindahkan komponen flood illuminator Face ID ke bawah layar, sehingga area hitam di atas layar bisa dipangkas. Ini akan memberikan lebih banyak ruang tampilan tanpa mengorbankan keamanan biometrik.
Di sektor fotografi, kehadiran aperture variabel pada kamera utama 48 MP menjadi lompatan menarik. Pengguna bisa mengatur jumlah cahaya yang masuk ke sensor secara manual, memberikan kontrol lebih besar terhadap efek bokeh dan depth of field. Namun, mengingat ukuran sensor iPhone yang terbatas, seberapa signifikan peningkatan kualitas gambar masih perlu diuji.
Fitur lain yang tak kalah penting adalah dukungan 5G via satelit. Dengan modem C2, pengguna bisa tetap terhubung ke internet untuk browsing web meski berada di area tanpa sinyal seluler atau Wi-Fi. Fitur ini menjadi nilai tambah bagi mereka yang sering bepergian ke daerah terpencil.
Dari segi estetika, Apple dikabarkan akan menghadirkan varian warna baru bernama Dark Cherry, melengkapi pilihan Light Blue, Dark Gray, dan Silver. Dua warna lama, Cosmic Orange dan Deep Blue, diperkirakan akan dihentikan.
Pada bagian belakang, area Ceramic Shield untuk MagSafe akan tampil lebih buram (frosted) dan seamless, menggantikan desain dua warna sebelumnya. Sementara itu, tombol Camera Control akan mengalami penyederhanaan: sensitivitas sentuhan dan umpan balik haptic dihilangkan, hanya menyisakan fungsi tekanan (pressure sensitivity) untuk mengaktifkan kamera.
Khusus untuk varian Pro Max, perangkat akan hadir dengan bodi yang lebih tebal dibandingkan pendahulunya maupun iPhone 18 Pro biasa. Hal ini berkorelasi langsung dengan peningkatan kapasitas baterai yang hampir 10% lebih besar.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai harga iPhone 18 Pro series untuk pasar Indonesia. Sebagai gambaran, iPhone 17 Pro Max generasi sebelumnya dibanderol mulai Rp 24,9 juta. Dengan berbagai peningkatan seperti chip 2nm dan modem satelit, kemungkinan besar harga seri terbaru ini akan berada di kisaran yang sama atau sedikit lebih tinggi.
Peluncuran global dijadwalkan pada September 2025, dengan pemesanan awal biasanya dibuka beberapa hari setelah acara pengumuman. Pasar Indonesia biasanya menyusul beberapa pekan hingga bulan setelah perilisan global, tergantung pada ketersediaan dan regulasi.
Dibandingkan iPhone 17 Pro, seri 18 Pro menawarkan lompatan signifikan di sektor prosesor (dari 3nm ke 2nm) dan konektivitas (modem C2 dengan 5G satelit). Sektor kamera juga mendapat upgrade berarti dengan aperture variabel, meski desain eksternal relatif stagnan. Bagi pengguna iPhone 16 Pro atau lebih lama, upgrade ke seri ini terlihat cukup menarik. Namun, bagi pemilik iPhone 17 Pro, keputusan untuk beralih mungkin lebih bergantung pada kebutuhan akan fitur satelit dan efisiensi baterai yang lebih baik.
Seri iPhone 18 Pro dan Pro Max jelas ditujukan bagi pengguna yang menginginkan performa puncak, inovasi kamera, dan kemandirian konektivitas. Jika rumor ini terbukti akurat, September 2025 akan menjadi bulan yang sibuk bagi para penggemar Apple di Indonesia.