Harga Ayam dan Cabai Rawit di Sumut Naik Tajam di Hari Pertama Sekolah, Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pemicu

Penulis: Syafruddin Amir  •  Senin, 13 Juli 2026 | 17:44:31 WIB
Harga daging ayam segar di Sumatra Utara naik Rp2.000 per kilogram pada hari pertama sekolah, dipicu peningkatan permintaan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).Pasokan cabai rawit di Deli Serdang tersendat, mendorong harga tembus Rp80.000 per kilogram

MEDAN — Harga daging ayam segar di Sumatra Utara tercatat naik sekitar Rp2.000 per kilogram pada Senin (13/7/2026). Pengamat Ekonomi Gunawan Benjamin menyebutkan, di wilayah Deli Serdang harga daging ayam bergerak dari Rp30.000 menjadi Rp32.000 per kg. Di Pasar Sukaramai Medan, berdasarkan data PIHPS, harga bahkan naik dari Rp31.500 pada 10 Juli menjadi Rp33.500 per kg hari ini.

MBG Dorong Permintaan, Peternak Mulai Bernapas Lega

Menurut Gunawan, kenaikan harga daging ayam tidak disebabkan oleh gangguan pasokan. Pasokan ayam hidup dalam sebulan terakhir terpantau stabil. “Jadi kenaikan harga daging ayam ini disimpulkan akibat kenaikan demand atau permintaan. Karena program makan bergizi gratis atau MBG juga sudah mulai bergulir pada awal pekan ini,” jelasnya.

Ia menambahkan, daging ayam masih mendominasi menu MBG di awal tahun ajaran baru. Lonjakan permintaan ini justru menjadi angin segar bagi peternak yang selama ini tertekan oleh kenaikan harga pakan. “Beban peternak ayam belakangan ini sangat besar, setelah terjadi kenaikan harga pakan khususnya setelah perang Iran–AS berkecamuk,” ujar Gunawan.

Gunawan memproyeksikan tekanan harga masih akan berlanjut. Sebab, bulan Muharam akan berakhir pada 15 Juli mendatang, yang berpotensi menambah dorongan permintaan.

Pasokan Tersendat, Cabai Rawit Tembus Rp80.000 per Kg

Berbeda dengan ayam, kenaikan harga cabai rawit di Deli Serdang yang menyentuh Rp80.000 per kg disebabkan oleh faktor pasokan. “Saya melihat ada pasokan cabai rawit yang tidak sebanyak hari normal. Sehingga harga cabai rawit naik sangat tajam pada perdagangan hari ini,” kata Gunawan.

Sementara itu, di Pasar Sukaramai Medan, harga cabai rawit hijau tercatat di kisaran Rp65.000 per kg. Kenaikan ini terjadi saat permintaan masyarakat justru cenderung stabil, tidak setinggi lonjakan pada daging ayam.

Beras Ikut Tertekan, Pasokan Menurun Picu Pembatasan di Ritel

Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas beras dalam sepekan terakhir. Gunawan menyebut penyebabnya adalah penurunan pasokan, bukan karena permintaan yang meningkat. “Demand atau permintaan pada dasarnya cenderung bergerak melandai,” ujarnya.

Kondisi ini bahkan telah memicu pembatasan penjualan beras di sejumlah ritel modern di Medan. Pemerintah Kota Medan melalui program MBG menargetkan pemenuhan gizi siswa di awal tahun ajaran baru, namun lonjakan harga pangan strategis ini menjadi catatan serius agar stabilitas pasokan dan harga tetap terjaga.

Reporter: Syafruddin Amir
Sumber: sumut.idntimes.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top