TANJUNGBALAI — Sebanyak 64 Pramuka Penggalang dari Kota Tanjungbalai resmi diberangkatkan ke Jambore Daerah Sumatera Utara XI. Pelepasan kontingen dilakukan Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina di Lapangan Kantor Wali Kota Tanjungbalai pada Selasa (7/7/2026). Mereka akan mengikuti rangkaian kegiatan di Bumi Perkemahan Sibolangit pada 8–12 Juli 2026.
Total 88 personel yang diberangkatkan terdiri dari 32 peserta putra dan 32 peserta putri. Selain itu, satu orang pimpinan kontingen, delapan pembina pendamping, serta 15 staf kontingen turut mendampingi para peserta selama perkemahan berlangsung.
Dalam sambutannya, Muhammad Fadly Abdina menekankan agar seluruh peserta menjaga nama baik Kota Tanjungbalai. Ia meminta para Pramuka menunjukkan sikap disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab selama mengikuti kegiatan.
“Anak-anakku adalah duta Kota Tanjungbalai. Tunjukkan sikap terbaik, junjung tinggi sportivitas, patuhi arahan para pembina, serta jaga nama baik daerah selama mengikuti Jambore Daerah Sumatera Utara XI,” pesan Fadly Abdina dalam arahannya.
Wakil Wali Kota juga mengingatkan para peserta untuk menjunjung tinggi nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka. Menurutnya, keberhasilan sebuah kontingen tidak hanya diukur dari prestasi yang diraih, tetapi juga dari kedisiplinan dan kekompakan selama kegiatan.
Jambore Daerah Sumatera Utara XI menjadi ajang pembinaan karakter dan pengembangan kepemimpinan bagi Pramuka Penggalang. Kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan keterampilan kepramukaan serta mempererat persaudaraan antarsesama anggota Pramuka dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara.
Fadly Abdina menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Tanjungbalai, para pembina, pelatih, dan pendamping yang telah mempersiapkan kontingen dengan baik. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan lancar.
“Jadikan kegiatan ini sebagai kesempatan untuk menambah pengalaman, memperluas persahabatan, dan meningkatkan kemampuan diri,” ujar Fadly Abdina.
Wakil Wali Kota juga memberikan arahan khusus kepada para pembina dan pendamping. Ia meminta mereka senantiasa memberikan perhatian penuh serta memastikan kesehatan dan keselamatan seluruh peserta selama mengikuti kegiatan di Sibolangit.
Pemerintah Kota Tanjungbalai berharap kontingen dapat meraih prestasi yang membanggakan dan kembali ke daerah dalam keadaan sehat. Pengalaman yang diperoleh selama jambore diharapkan menjadi bekal dalam membentuk karakter generasi muda yang berintegritas, berjiwa kepemimpinan, dan cinta tanah air.