BINJAI — BNN Kota Binjai mengubah pola peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun ini. Jika tahun sebelumnya hanya digelar syukuran di pendopo Umar Baki, kali ini kegiatan dipusatkan di Lapangan Merdeka dengan melibatkan anak-anak dan pelaku UMKM.
Acara yang berlangsung selama tiga hari itu dibuka langsung oleh Kepala BNN Kota Binjai, Ucok Ferry M.H. Lomba mewarnai diikuti oleh peserta dari tingkat TK, SD, SMP, hingga SMA. Selain itu, Bazaar UMKM turut meramaikan kegiatan yang akan berakhir pada Minggu besok.
Dalam sambutannya, Ucok Ferry berpesan agar para peserta berlomba secara sportif. Menurutnya, kegiatan seperti ini jarang dilakukan dan menjadi salah satu cara untuk menjauhkan anak-anak dari bahaya narkoba.
Ucok Ferry menyampaikan data yang mengejutkan dalam sambutannya. "Sumatera Utara nomor satu dalam peredaran narkoba," ujarnya. Ia menambahkan bahwa di Kota Binjai sendiri, narkoba sudah memasuki fase mengkhawatirkan.
Kepala BNN Kota Binjai itu meminta seluruh elemen masyarakat bersatu mencegah peredaran narkoba dimulai dari lingkungan masing-masing. "Apabila masyarakat melihat adanya pengedar dan pemakai narkoba di lingkungannya, jangan ragu atau takut melaporkan hal tersebut kepada pihak berwajib. Sebab dengan adanya informasi itu dapat mencegah narkoba beredar di masyarakat," tegasnya.
Pembukaan acara HANI di Lapangan Merdeka dihadiri oleh sejumlah pemangku kebijakan di Kota Binjai. Hadir antara lain perwakilan Kepala BNNP Sumut Soritua Sihombing, Sekda Kota Binjai, Anggota DPRD Sumut Meriahta Sitepu, Danmen Brimob Kombes Pol. M. Zulfikar, Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana, dan Dandim 0203/Lkt Letkol Inf. Medwin Sangkakala.
Selain itu, tampak pula Kalapas Kelas IIA Binjai Mohammad Mokaffi, Kajari Binjai, Kepala PN Binjai, Kepala PA Binjai, Danyon Arhanud 11/WBY, Danyonif 100/PS, serta Ketua DPW PW FRN Sumut Roy Nasution. Rangkaian kegiatan diakhiri dengan foto bersama seluruh tamu undangan.