SUMATERA UTARA — Ducati Indonesia resmi menghadirkan Ducati DesertX V2 2026 sebagai penerus motor adventure enduro mereka. Model ini membawa pembaruan besar, terutama pada sektor dapur pacu yang kini menggunakan mesin V2 890 cc. Pabrikan asal Italia itu juga meninggalkan sistem katup Desmodromic dan beralih ke teknologi spring valve yang diklaim lebih sederhana dalam perawatan dan lebih efisien.
Ducati mengembangkan dedicated monocoque chassis untuk DesertX V2. Rangka ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan memudahkan akses ke komponen penting seperti airbox atau filter udara. Subframe trellis belakang juga memudahkan perawatan mesin sekaligus menekan biaya pemeliharaan.
Paket elektronik jadi andalan lain. Motor ini dibekali 6-axis Inertial Measurement Unit (6D IMU) yang mendukung berbagai fitur keselamatan modern. Ducati menyematkan Cornering ABS dengan empat level pengaturan, Ducati Traction Control (DTC), Ducati Wheelie Control (DWC), Ducati Quick Shift (DQS) 2.0, Engine Brake Control (EBC), dan Cruise Control. Sistem multimedia Ducati Multimedia System (DMS) dan navigasi turn-by-turn juga siap digunakan.
Untuk menyesuaikan karakter motor dengan kondisi jalan, tersedia enam Riding Mode: Sport, Touring, Urban, Wet, Enduro, dan Rally. Masing-masing mode mengatur respons tenaga, kontrol traksi, hingga sistem ABS secara otomatis.
Tampilan DesertX V2 tetap mempertahankan identitas khas yang terinspirasi motor rally. Tangki bahan bakar kini dibuat lebih ramping untuk meningkatkan ergonomi saat berkendara, terutama ketika berdiri di jalur off-road. Tersedia pula rally tower di bagian depan yang bisa dipakai sebagai dudukan perangkat navigasi atau smartphone. Jok juga di