MEDAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah rangkaian kegiatan Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) 2026 yang akan digelar di Medan pada September mendatang. Penunjukan Sumut sebagai lokasi pertemuan tingkat menteri ke-32 ini merupakan hasil keputusan forum di Trang, Thailand, awal September 2025, sekaligus menjadi momentum strategis untuk menghadirkan proyek-proyek unggulan daerah ke panggung internasional.
Forum kerja sama ekonomi subregional yang melibatkan Indonesia, Malaysia, dan Thailand dalam kerangka ASEAN ini dinilai sebagai peluang besar yang tidak boleh dilewatkan. Kabag Kerja Sama Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Sumut, Ahmad Yamin, menegaskan bahwa penunjukan Sumut sebagai tuan rumah merupakan kesempatan untuk menghadirkan berbagai gagasan dan proyek strategis yang dapat masuk dalam blueprint IMT-GT lima tahun ke depan.
"Momentum ini tidak boleh terlewat, karena menjadi peluang memperkuat daya saing Sumut di tingkat internasional,” ujar Yamin dalam temu pers di Kantor Gubernur Sumut, Rabu.
Menurut Yamin, forum IMT-GT selama ini telah memberikan dampak nyata terhadap pengembangan ekonomi di kawasan regional. Beberapa contoh konkret yang disebutkannya adalah pengembangan Kawasan Industri Sei Mangkei di Kabupaten Simalungun dan kawasan Kaldera Toba yang mencakup wilayah Danau Toba dan sekitarnya.
Forum ini membahas berbagai program prioritas melalui delapan kelompok kerja yang kemudian dirumuskan dalam cetak biru pembangunan ekonomi kawasan. Sektor-sektor yang menjadi fokus pembahasan meliputi pertanian dan agribisnis, pariwisata, produk dan layanan halal, serta infrastruktur dan transportasi.
Pemprov Sumut menekankan bahwa seluruh usulan proyek harus memiliki keterkaitan kepentingan bersama antara ketiga negara. Artinya, proyek yang diajukan tidak boleh hanya menguntungkan Sumut atau Indonesia semata.
"Ide proyek diajukan harus memiliki nilai manfaat bersama. Bukan hanya baik untuk Sumatera Utara atau Indonesia, tetapi juga memberikan keuntungan bagi Malaysia dan Thailand, sehingga tercipta kerja sama yang saling menguatkan,” kata Yamin.
Pihak Pemprov Sumut berharap peran sebagai tuan rumah tahun ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperluas investasi dan memperkuat sektor unggulan daerah. Selain itu, forum ini diharapkan mendorong lahirnya berbagai proyek strategis yang mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan secara berkelanjutan.
Penunjukan Sumut sebagai tuan rumah IMT-GT 2026 merupakan hasil keputusan 31st IMT-GT Ministerial Meeting di Trang, Thailand pada 4 September 2025. Pertemuan tingkat menteri ke-32 ini akan menjadi ajang bagi Sumut untuk menunjukkan kesiapannya sebagai gerbang investasi di kawasan barat Indonesia.