MEDAN — Padamnya aliran listrik secara serentak di wilayah Sumatera Utara langsung terasa dampaknya di Kota Medan. Arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama tersendat akibat lampu penerangan jalan umum (PJU) mati total. Sebagian warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pun terpaksa mengandalkan genset untuk penerangan di rumah dan tempat usaha.
Manajer Komunikasi PLN UID Sumatera Utara, Darma Saputra, menyatakan pihaknya telah menurunkan petugas ke lapangan untuk menelusuri sumber gangguan. “Saat ini, kami melakukan pemeriksaan atas gangguan sistem kelistrikan yang terjadi di wilayah Sumut sejak pukul 18.44 WIB,” ujarnya di Medan, Jumat.
Darma melanjutkan, tim teknis bergerak melakukan pengecekan menyeluruh pada sistem dan jaringan untuk memastikan titik pasti penyebab padamnya listrik. Hingga pukul 20.00 WIB, proses identifikasi masih berlangsung.
PLN mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik selama proses perbaikan berlangsung. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik,” ucap Darma.
Perkembangan penanganan gangguan akan disampaikan secara berkala melalui dua kanal resmi. Masyarakat dapat memantau informasi terbaru melalui aplikasi PLN Mobile atau menghubungi contact center PLN 123.
Di sejumlah titik di Medan, pemadaman listrik total memicu aktivitas warga yang bergantung pada pasokan listrik. Rumah-rumah, kantor, dan warung-warung di pinggir jalan terlihat menggunakan genset untuk menjaga operasional. Sebagian warga memilih berhenti berjualan lebih awal karena keterbatasan penerangan.
Hingga berita ini diturunkan, PLN masih melakukan penelusuran penyebab gangguan dan belum memberikan estimasi waktu pemulihan listrik secara keseluruhan.