Gubernur Sumut Bobby Nasution Tawarkan Hilirisasi Sawit ke Australia, Selat Malaka Jadi Andalan Logistik

Penulis: Hamzah Effendi  •  Selasa, 19 Mei 2026 | 17:42:17 WIB
Gubernur Sumut Bobby Nasution menawarkan hilirisasi sawit kepada Duta Besar Australia di Medan.

MEDAN — Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mulai memainkan posisi geografis daerahnya sebagai daya tarik investasi asing. Di hadapan Duta Besar Australia untuk Indonesia Rod Brazier, ia menawarkan potensi hilirisasi kelapa sawit dengan mengandalkan Selat Malaka sebagai jalur perdagangan internasional.

Pertemuan berlangsung di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Selasa (12/5). Bobby menyebut jalur pelayaran tersibuk di dunia itu bisa menjadi "senjata ekonomi" untuk mempercepat investasi dan ekspor produk turunan sawit.

Menghentikan Ekspor Bahan Mentah

Pemprov Sumut kini mendorong agar minyak sawit mentah (CPO) tidak lagi dijual dalam bentuk bahan baku. Fokus utama diarahkan pada pengembangan industri turunan seperti oleokimia, bahan pangan, kosmetik, hingga energi terbarukan berbasis sawit.

"Sumut punya posisi strategis di jalur perdagangan internasional. Ini peluang besar untuk pengembangan industri hilirisasi," ujar Bobby dalam pertemuan tersebut.

Infrastruktur dan Regulasi Disiapkan

Pemerintah daerah mengklaim telah menyiapkan infrastruktur kawasan industri dan akses logistik di sekitar Selat Malaka. Tak cuma infrastruktur, dukungan regulasi hingga sumber daya manusia (SDM) juga digenjot agar industri hilirisasi bisa berkembang lebih cepat.

Sejumlah pejabat turut mendampingi Bobby, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Basarin Yunus Tanjung, Kadis Kominfo Erwin Hotmansah Harahap, Kadisperindag ESDM Dedi Jaminsyah Putra, serta Kadisdik Alexander Sinulingga. Kehadiran lintas dinas itu menandakan proyek ini bukan sekadar wacana.

Pertumbuhan Ekonomi Sumut 2025 Tembus 4,53 Persen

Data Pemprov Sumut menunjukkan pertumbuhan ekonomi daerah pada 2025 mencapai 4,53 persen. Sektor pertanian dan perkebunan, terutama kelapa sawit, masih menjadi tulang punggung utama penggerak ekonomi.

Kunjungan diplomatik Rod Brazier dinilai menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan ekonomi Indonesia-Australia, khususnya di sektor industri berbasis perkebunan. Sumut kini membidik posisi sebagai gerbang utama investasi asing di kawasan barat Indonesia.

Reporter: Hamzah Effendi
Sumber: elaeis.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top