Peringati Hari Bumi, INALUM dan Pemkab Humbang Hasundutan Bentuk 5 Kelompok Masyarakat Peduli Api untuk Cegah Karhutla

Penulis: Hamzah Effendi  •  Selasa, 19 Mei 2026 | 12:57:45 WIB
INALUM dan Pemkab Humbang Hasundutan membentuk lima kelompok masyarakat peduli api untuk cegah karhutla.

DOLOKSANGGUL — Ancaman kebakaran hutan dan lahan yang rutin melanda sejumlah wilayah di Humbang Hasundutan mendorong kolaborasi antara perusahaan dan pemerintah daerah. Melalui rangkaian peringatan Hari Bumi, INALUM bersama Pemkab setempat menggelar sosialisasi, pelatihan teknis, hingga simulasi penanganan kebakaran di Pendopo Kantor Bupati dan Lapangan Bukit Inspirasi Doloksanggul pada 21-22 April 2026 lalu.

Lima Desa Jadi Ujung Tombak Pencegahan

Kelompok MPA yang dibentuk berasal dari lima desa yang dinilai rawan karhutla. Mereka akan menjadi garda terdepan dalam mendeteksi dan memadamkan api sejak dini sebelum meluas.

Sebagai dukungan konkret, INALUM menyerahkan bantuan peralatan pemadaman sederhana kepada masing-masing kelompok. Alat yang diberikan meliputi jet shooter, gepyok, garu tajam, serta perlengkapan pendukung seperti sepatu boot, kaos, dan topi.

Bupati: Pencegahan Dini adalah Kunci

Bupati Humbang Hasundutan Oloan Paniaran Nababan menegaskan bahwa pencegahan dini merupakan langkah paling efektif untuk meminimalisir risiko kebakaran.

“Karhutla adalah ancaman nyata yang harus kita hadapi bersama. Pencegahan adalah langkah paling efektif. Saya berharap para peserta tidak hanya memahami materi, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di wilayah masing-masing,” ujar Oloan.

Menurutnya, program ini tidak hanya berhenti pada pembentukan kelompok. Pelatihan teknis dan simulasi penanganan kebakaran secara langsung diberikan agar masyarakat siap siaga setiap saat.

Komitmen ESG INALUM di Hari Bumi

Kepala Divisi Konservasi dan Penghijauan INALUM Sunarno A. Rakino menyebut kegiatan ini bagian dari penerapan prinsip keberlanjutan (ESG) perusahaan, khususnya pada aspek lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

“Peringatan Hari Bumi menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran kita bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat merupakan langkah strategis untuk memastikan hutan dan lahan tetap terjaga serta memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” ungkap Sunarno.

Ke depan, INALUM berkomitmen terus mendorong kolaborasi multipihak guna menciptakan dampak positif yang berkelanjutan di wilayah operasional perusahaan.

Reporter: Hamzah Effendi
Sumber: metrorakyat.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top