TARUTUNG — Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara memperkuat ekosistem ekonomi daerah melalui sinergi perbankan bersama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN). Langkah ini ditandai dengan penandatanganan tiga nota kesepahaman (MoU) strategis untuk mendorong efisiensi layanan publik dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menjelaskan bahwa Tapanuli Utara memiliki potensi besar yang ditopang sektor pertanian dan pariwisata Danau Toba. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi daerah ini tumbuh 4,58 persen pada 2025, setelah sebelumnya naik 4,77 persen pada 2024.
Sektor produktif seperti pertanian, kehutanan, dan perikanan saat ini menyumbang sekitar 45 persen terhadap struktur ekonomi Tapanuli Utara. Selain itu, sektor perdagangan dan konstruksi turut memberikan kontribusi signifikan masing-masing sebesar 16 persen dan 13 persen.
"Ekonomi Taput sangat kuat ditopang sektor-sektor produktif. Pertanian, kehutanan, dan perikanan berkontribusi sekitar 45 persen terhadap ekonomi daerah," ujar Nixon di Tapanuli Utara, Kamis (7/5/2026).
Nixon menambahkan bahwa posisi strategis Tapanuli Utara sebagai bagian dari Destinasi Pariwisata Super Prioritas Nasional Danau Toba memicu peningkatan kebutuhan layanan perbankan. Hal ini mencakup kebutuhan pembiayaan perumahan, dukungan UMKM, hingga pembangunan infrastruktur daerah yang lebih modern.
Kerja sama terbaru ini menyasar tiga pilar utama, yakni layanan perbankan pemerintah kabupaten, program BTN Solusi di RSUD Tarutung, serta pengembangan operasional Perumda Mual Na Tio. Digitalisasi transaksi di rumah sakit diharapkan mampu meningkatkan efisiensi layanan kesehatan bagi masyarakat luas.
Bagi aparatur sipil negara (ASN) maupun masyarakat umum, BTN menyiapkan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) baik skema subsidi maupun non-subsidi. Dukungan pembiayaan juga diarahkan untuk memperkuat sektor UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan di wilayah tersebut.
Khusus untuk Perumda Mual Na Tio, kolaborasi difokuskan pada penguatan sistem operasional perusahaan daerah. Langkah ini bertujuan agar perusahaan milik daerah tersebut dapat memberikan layanan yang lebih prima kepada warga Tapanuli Utara.
BTN kini bertransformasi menjadi ecosystem enabler melalui strategi BTN Beyond Mortgage. Skema ini tidak hanya terbatas pada pembiayaan hunian, tetapi juga menyentuh pengelolaan keuangan daerah yang transparan serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menilai kolaborasi ini sebagai langkah percepatan pembangunan daerah yang inklusif. Selain penguatan layanan dasar seperti kesehatan, kerja sama ini juga mencakup penempatan dana pemerintah daerah di BTN sebagai bagian dari tata kelola keuangan yang efektif.
"Kerja sama ini merupakan sinergi yang sangat positif antara pemerintah daerah dan sektor perbankan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Termasuk layanan dasar seperti kesehatan," kata Jonius.