KARO — Pengecoran sayap jembatan menjadi tahapan konstruksi yang tengah dikerjakan di Desa Bandar Purba. Personel Kodim 0205/Tanah Karo bersama masyarakat setempat melaksanakan pekerjaan secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan. Progres 43,1 persen menandai bahwa pembangunan belum memasuki tahap akhir.
Menghubungkan Permukiman dengan Lahan Pertanian
Jembatan beton di Desa Bandar Purba dibangun untuk menghubungkan permukiman warga dengan kawasan persawahan dan perkebunan. Keberadaannya diharapkan mempermudah akses petani menuju lahan pertanian. Selain itu, jembatan ini mendukung kelancaran pengangkutan hasil panen dari kebun ke pasar.
Desa Bandar Purba memiliki potensi pertanian, khususnya komoditas padi dan jagung, yang menjadi bagian dari sumber penghidupan masyarakat. Selama ini, akses menuju kawasan produktif menjadi persoalan tersendiri bagi warga yang menggantungkan hidup dari sektor itu.
Kapendam: Infrastruktur Harus Beri Manfaat Nyata
Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Sandy, S.I.P., M.Han., menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur pedesaan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, infrastruktur yang memadai penting untuk menunjang aksesibilitas dan aktivitas ekonomi warga.
"Infrastruktur yang memadai dinilai penting untuk mendukung pengembangan potensi wilayah serta memperlancar kegiatan masyarakat," kata Sandy dalam keterangannya.
Pernyataan itu menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian fisik. Manfaat bagi masyarakat menjadi ukuran keberhasilan proyek yang dikerjakan bersama warga Desa Bandar Purba.
Distribusi Hasil Bumi Jadi Prioritas
Pembangunan jembatan diarahkan untuk memperlancar mobilitas petani dan mendukung distribusi hasil pertanian. Dengan akses yang lebih baik, hasil panen padi dan jagung dari Desa Bandar Purba diharapkan lebih cepat sampai ke pembeli.
Dampak lanjutannya adalah dorongan bagi perkembangan ekonomi masyarakat desa. Distribusi hasil bumi yang lancar membuat keekonomian warga Mardingding ikut terkatrol, terutama bagi keluarga yang menggantungkan pendapatan dari sektor pertanian.
Pembangunan jembatan beton tersebut terus dilanjutkan melalui tahapan konstruksi. Personel Kodim 0205/Tanah Karo dan masyarakat setempat akan mengerjakan sisa pekerjaan hingga jembatan selesai dan siap dimanfaatkan.