MEDAN — Pemulihan UMKM pascabencana tidak cukup hanya mengembalikan kegiatan produksi seperti semula. Ginda P. Siregar menegaskan, pendapatan keluarga, keberlangsungan lapangan pekerjaan, dan aktivitas ekonomi masyarakat harus ikut pulih.
"Jadi, dibutuhkan dukungan yang konkret, tepat sasaran dan berkelanjutan melalui peningkatan kemampuan pengelolaan usaha, produktivitas serta akses terhadap pasar dan pembiayaan," kata Ginda dalam kegiatan tersebut.
Pelatihan di Medan itu menyasar wirausaha dari Medan, Langkat, Binjai, Tebingtinggi, Deliserdang, Batubara, Asahan, dan Serdangbedagai. Peserta dibagi ke tiga kelas sesuai kebutuhan: 238 orang di kelas akses pembiayaan, 200 orang di kelas produksi, dan 169 orang di kelas akses pasar.
KUR Bunga 0% Jadi Andalan Bank Sumut
Bank Sumut menghadirkan KUR dengan skema subsidi bunga 0% sebagai dukungan pembiayaan bagi pelaku usaha yang memenuhi persyaratan. Lewat skema itu, UMKM memperoleh ruang lebih besar untuk menambah modal, menaikkan kapasitas produksi, dan memperluas kegiatan usaha.
Program tersebut diposisikan sebagai bagian dari komitmen Bank Sumut menghadirkan pembiayaan yang mudah dan terjangkau. Bank Sumut juga menempatkan diri sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan UMKM dan mempercepat pemulihan ekonomi daerah.
Pada kelas akses pembiayaan, peserta mendapat pemahaman soal literasi keuangan, pengelolaan arus kas, kesiapan administrasi, hingga alternatif pembiayaan. Bank Sumut hadir bersama OJK memberikan edukasi akses pembiayaan kepada para peserta.
Dinas Koperasi Sumut: Administrasi Lengkap Jadi Kunci
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Sumatera Utara Yuliani Siregar menilai penguatan UMKM butuh kolaborasi nyata antara pemerintah, perbankan, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lain. Bank Sumut, menurutnya, berperan penting sebagai mitra pembiayaan UMKM, termasuk bagi pelaku usaha terdampak bencana.
"Pelaku usaha perlu mempersiapkan usahanya dengan baik, mulai dari rencana bisnis, legalitas hingga administrasi. Ketika persyaratan sudah lengkap, kami dapat membantu menjembatani pelaku usaha dengan Bank Sumut," ujar Yuliani.
Dari sisi peserta, pelatihan ini menjadi titik awal untuk melangkah lebih jauh dari sekadar bertahan. Bank Sumut menyebut dukungan pembiayaan diarahkan agar UMKM tidak berhenti pada tahap pemulihan, tetapi tumbuh lebih kuat sebagai penggerak perekonomian daerah.