BINJAI — Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Binjai, Drs. Eka Edi Saputra, M.M., bertindak sebagai pembina apel mewakili Wali Kota Binjai. Apel gabungan tersebut diikuti staf ahli wali kota, para asisten Setdako, pimpinan organisasi perangkat daerah, camat, lurah, hingga seluruh ASN, PPPK penuh dan paruh waktu, serta tenaga outsourcing.
Dalam sambutan Wali Kota yang dibacakannya, Eka Edi Saputra menekankan bahwa pelayanan publik adalah fungsi utama pemerintah yang dampaknya langsung dirasakan warga. Seluruh perangkat daerah diminta meningkatkan kualitas layanan agar lebih cepat, mudah, transparan, akuntabel, dan ramah.
PEKPPP 2026 Masuk Tahap Verifikasi dan Validasi
Eka Edi menyampaikan bahwa Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Tahun 2026 yang digelar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi kini memasuki tahap verifikasi dan validasi.
Tahap itu berlangsung atas penilaian yang sebelumnya dilakukan evaluator Kota Binjai, yakni Bagian Organisasi Setdako Binjai, oleh Biro Organisasi Provinsi Sumatera Utara.
"Sejalan dengan hal tersebut, perlu saya sampaikan bahwa Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi saat ini telah memasuki tahap verifikasi dan validasi atas penilaian yang telah dilakukan oleh evaluator Kota Binjai, yaitu Bagian Organisasi Setdako Binjai, oleh Biro Organisasi Provinsi Sumatera Utara," ujarnya.
Nilai Bukan Ukuran Utama, Kepuasan Warga yang Menentukan
Menurut Eka Edi, keberhasilan pelayanan publik tidak cukup diukur dari nilai atau hasil penilaian. Yang lebih penting, sejauh mana masyarakat merasakan kemudahan, kepastian, kecepatan, dan kepuasan atas layanan yang diberikan pemerintah.
"Karena itu, saya minta kepada seluruh ASN untuk melaksanakan tugas sesuai dengan tugas dan fungsi, mematuhi peraturan perundang-undangan, serta terus meningkatkan integritas dan profesionalisme," katanya.
Ia juga meminta setiap keluhan dan masukan warga dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki kinerja. Jangan sampai masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan justru merasa dipersulit atau tidak mendapat kepastian.
"Jangan sampai masyarakat datang untuk mendapatkan pelayanan, justru merasa dipersulit atau tidak mendapatkan kepastian. Mari kita perkuat sinergi, meningkatkan disiplin, dan terus berinovasi dalam memberikan pelayanan yang benar-benar berorientasi pada kebutuhan masyarakat," pungkasnya.
Pemko Binjai Siapkan Lomba Bersih dan Sehat di Kelurahan Jati Karya
Eka Edi turut mengingatkan perangkat daerah terkait untuk mempersiapkan diri pada ajang Lomba Bersih dan Sehat (LBS) yang akan dilaksanakan di Kelurahan Jati Karya, Kecamatan Binjai Utara.
Menurutnya, kegiatan itu tidak akan berjalan baik tanpa kerja sama dan kolaborasi antar OPD di lingkungan Pemko Binjai. Persiapan tersebut menjadi salah satu pekerjaan rumah yang menuntut koordinasi lintas perangkat daerah.