Pencarian

Rombongan Media Indonesia Jelajahi Peluang Kerja Sama Otomotif hingga Pendidikan di Kantor Urusan Luar Negeri Chongqing

Rabu, 24 Juni 2026 • 21:36:31 WIB
Rombongan Media Indonesia Jelajahi Peluang Kerja Sama Otomotif hingga Pendidikan di Kantor Urusan Luar Negeri Chongqing
Rombongan media Indonesia mengunjungi Kantor Urusan Luar Negeri Chongqing untuk membahas kerja sama ekonomi dan perdagangan.

MEDAN — Rombongan media dari wilayah kerja Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Medan mengunjungi Kantor Urusan Luar Negeri Pemerintah Kota Chongqing pada 23 Juni 2026. Pertemuan ini memfokuskan pembahasan pada penguatan kerja sama ekonomi dan perdagangan antara Chongqing dan Indonesia. Sektor industri otomotif dan produk pertanian menjadi sorotan utama.

Chongqing: Pusat Manufaktur yang Terbuka ke ASEAN

Chongqing adalah satu-satunya kota setingkat provinsi di wilayah barat dan tengah Tiongkok yang menjadi basis penting industri manufaktur. Dalam beberapa tahun terakhir, kota ini aktif berintegrasi ke dalam Inisiatif Sabuk dan Jalur (Belt and Road Initiative) serta Kawasan Ekonomi Sungai Yangtze. Hubungan ekonomi dengan negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia, pun semakin erat.

Inspektur Tingkat I Kantor Urusan Luar Negeri Chongqing, Zhang Yaqian, menyambut hangat kunjungan rombongan media. Ia menjelaskan bahwa Chongqing memiliki sistem industri yang lengkap, mencakup 39 dari 41 kategori besar industri menurut klasifikasi PBB. Keunggulan utama kota ini terletak pada manufaktur otomotif, informasi elektronik, dan peralatan manufaktur.

Peluang Besar di Sektor Kendaraan Energi Baru dan Produk Pertanian

Zhang Yaqian menekankan bahwa industri kendaraan energi baru di Chongqing berkembang pesat. Perusahaan seperti Changan Automobile dan Seres terus meningkatkan investasi riset serta ekspansi pasar. “Chongqing memiliki keunggulan teknologi di bidang manufaktur, sedangkan Indonesia kaya akan sumber daya pertanian,” ujarnya.

Produk pertanian tropis seperti kopi dan minyak sawit dari Indonesia sangat diminati di pasar Chongqing. Perusahaan seperti Changan Automobile dan Xiaokang Indonesia telah memasuki pasar Indonesia, menjadi fondasi bagi pendalaman kerja sama di sektor industri otomotif.

Hubungan Kota Kembar dan Kerja Sama Pendidikan

Chongqing dan Indonesia telah membangun dasar kerja sama di berbagai bidang. Kota Chongqing dan Provinsi Jawa Barat telah menjalin hubungan kota/provinsi persahabatan, dengan pertukaran erat di bidang ekonomi, perdagangan, dan kebudayaan.

Dalam kerja sama pendidikan, Universitas Yangtze Normal Chongqing telah mencapai niat kerja sama dengan Universitas Prima Indonesia (UNPRI) untuk membangun Institut Konfusius. Institusi pendidikan di Chongqing juga menjalin kerja sama pertukaran pendidikan dengan sebuah sekolah di Batam, Indonesia.

Diskusi Soal Tata Kelola Kota dan Perlindungan Lingkungan

Saat jamuan makan siang, anggota rombongan media berdiskusi santai dengan Zhang Yaqian mengenai berbagai isu. Topik mencakup kerja sama luar negeri pemerintah daerah, perencanaan kota, pengelolaan pertanahan, kebijakan ketenagakerjaan, dan perlindungan lingkungan hidup.

Zhang Yaqian menjelaskan bahwa kerja sama luar negeri pemerintah daerah harus dikoordinasikan dalam kerangka pemerintah pusat. Namun, pemerintah daerah di tingkat provinsi dan kota memiliki otonomi tertentu dalam kerja sama ekonomi dan perdagangan luar negeri. Ia menambahkan, Pemerintah Kota Chongqing sangat mementingkan perlindungan dan peningkatan kesejahteraan rakyat, dengan terus meningkatkan investasi di bidang pembangunan infrastruktur perkotaan, perlindungan lingkungan, dan dukungan ketenagakerjaan.

Di bidang ketenagakerjaan, pemerintah memberikan pelatihan keterampilan kerja untuk membantu para penganggur meningkatkan kemampuan dan peluang kerja. Pemerintah juga menyediakan jaminan kehidupan dasar bagi kelompok masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi. Terkait pengelolaan tata ruang kota, Chongqing secara ketat menerapkan sistem pengendalian penggunaan lahan untuk memastikan perlindungan efektif terhadap lahan pertanian, kawasan ekologis, dan fungsi-fungsi lahan lainnya.

Bagikan
Sumber: sumut.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks