MEDAN — Prakiraan BMKG menempatkan hampir tiga perempat wilayah Sumatera Utara dalam kategori potensi hujan ringan. Wilayah yang diprakirakan berawan mencakup Kota Medan, Kota Binjai, Kota Tebing Tinggi, Kota Pematangsiantar, Kabupaten Deli Serdang, Serdang Bedagai, Langkat, Simalungun, dan Toba.
Di luar sembilan wilayah itu, hujan ringan diperkirakan turun merata dari pesisir barat hingga kepulauan Nias. Empat kota juga masuk daftar wilayah berpotensi hujan ringan, yakni Sibolga, Tanjung Balai, Padang Sidempuan, dan Gunungsitoli.
BMKG merinci wilayah berpotensi hujan ringan meliputi Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Nias, Nias Selatan, Nias Utara, dan Nias Barat. Kondisi serupa diperkirakan terjadi di Karo, Asahan, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Dairi, Mandailing Natal, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, Samosir, Batu Bara, Padang Lawas Utara, dan Padang Lawas.
Dengan sebaran itu, hanya kawasan timur laut dan sekitar Danau Toba yang diprakirakan luput dari hujan ringan pada hari tersebut.
Secara umum, suhu udara di Sumatera Utara berada pada kisaran 18 hingga 31 derajat Celsius dengan kelembapan 67 sampai 99 persen. Suhu terendah diprakirakan terjadi di dataran tinggi seperti Tapanuli Utara, Toba, Humbang Hasundutan, dan Samosir.
Sebaliknya, suhu tertinggi diperkirakan melingkupi Kota Binjai dengan kisaran 25 hingga 31 derajat Celsius. Untuk Kota Medan, suhu berkisar 25 hingga 30 derajat Celsius dengan kelembapan 71 sampai 98 persen.
BMKG mengimbau masyarakat tetap mengantisipasi perubahan cuaca pada hari berikutnya. Pada Jumat, 6 November 2026, intensitas cuaca diprakirakan meningkat menjadi hujan sedang di sejumlah area, termasuk Kota Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, dan Kota Tebing Tinggi.
Peningkatan intensitas itu perlu dicermati warga yang beraktivitas di luar ruang, terutama di kawasan rawan genangan seperti Medan bagian utara dan pesisir timur. Warga diimbau memantau pembaruan prakiraan BMKG sebelum berangkat pada Jumat pagi.