Tiga Sungai Meluap, Banjir Rendam 4 Kecamatan di Medan, 562 Warga Mengungsi dan 22 Dievakuasi

Penulis: Hamzah Effendi  •  Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:01:31 WIB
Warga mengungsi akibat banjir yang merendam empat kecamatan di Medan, Kamis (29/10/2026).

MEDAN — Kepala BPBD Kota Medan Yunita Sari menyebut empat kecamatan dan delapan kelurahan menjadi wilayah paling parah terdampak banjir. Rincian pengungsi terdiri atas 39 balita, 170 anak-anak, 270 orang dewasa, 82 lansia, dan satu penyandang disabilitas.

“Yang paling terdampak banjir ada empat kecamatan dan delapan kelurahan. Total yang mengungsi berjumlah 562 orang. Sebanyak 22 orang di antaranya kita evakuasi dari rumah,” ujar Yunita kepada Sumut Pos, Kamis (29/10/2026).

Empat Kecamatan dan Delapan Kelurahan Terendam

Wilayah terdampak meliputi Medan Selayang, Medan Maimun, Medan Johor, dan Medan Helvetia. Di Medan Selayang, genangan merendam Kelurahan Tanjung Selamat.

Medan Maimun mencatat titik terdampak paling banyak: Kelurahan Sei Mati, Kampung Baru, Hamdan, dan Aur. Sementara di Medan Johor, air menggenangi Kelurahan Gedung Johor dan Kwala Bekala, serta Kelurahan Tanjung Gusta di Medan Helvetia.

Air Capai 1,5 Meter di Sei Mati dan Aur

Ketinggian air di sejumlah titik berkisar satu hingga 1,5 meter. Kondisi terparah terjadi di Kelurahan Sei Mati dan Aur, Kecamatan Medan Maimun, yang tergenang setinggi 1,5 meter.

Di Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, genangan mencapai satu meter. Kedalaman air di titik-titik itu yang memaksa tim BPBD mengevakuasi warga yang rumahnya tak lagi layak ditempati.

Sebaran 22 Warga yang Dievakuasi

Dari total 22 orang yang dievakuasi, 10 orang berasal dari Kelurahan Sei Mati dan lima orang dari Kelurahan Aur. Tujuh lainnya dievakuasi dari Kelurahan Kwala Bekala.

Hujan deras yang memicu luapan tiga sungai itu mengguyur Kota Medan sejak Rabu malam hingga Kamis dini hari. BPBD Kota Medan masih mendata dampak banjir di kelurahan lain yang belum masuk laporan awal.

Reporter: Hamzah Effendi
Sumber: sumutpos.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top