ASAHAN — Pembukaan peragaan Manasik Haji Cilik Tingkat PAUD Tahun 2026 dihadiri Wakil Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Asahan beserta rombongan, Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan, Ketua Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Asahan Tukidi, perwakilan Polsek Kisaran Kota, serta Ketua Bunda PAUD Kecamatan Kisaran Timur dan Kisaran Barat. Turut hadir guru pendamping, mutawif, dan anak-anak PAUD peserta peragaan.
Ketua Panitia Adi Sucipto menyebut peserta tahun ini berasal dari 62 lembaga PAUD di seluruh wilayah Kabupaten Asahan. Seluruh peserta dibagi menjadi lima kloter agar pelaksanaan kegiatan berjalan lancar.
Tukidi menyampaikan bahwa HIMPAUDI merupakan organisasi mitra Dinas Pendidikan yang berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini. Ia juga menyatakan kesiapan HIMPAUDI untuk terus berkolaborasi dengan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Asahan.
Kolaborasi itu diarahkan untuk mendukung terwujudnya Kabupaten Asahan yang layak anak.
Bunda PAUD Kabupaten Asahan yang dibacakan Wakil Ketua Pokja Bunda PAUD, Ny. Lily Evi Zainal Arifin, memberikan apresiasi kepada pengurus daerah HIMPAUDI Kabupaten Asahan dan seluruh panitia pelaksana. Menurutnya, peragaan Manasik Haji Cilik bukan sekadar simulasi pelaksanaan ibadah haji.
Kegiatan itu disebut sebagai metode pembelajaran yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai keimanan, ketakwaan, kedisiplinan, serta kecintaan terhadap rukun Islam yang kelima sejak usia dini.
Melalui peragaan ini, anak-anak diharapkan mengenal tahapan-tahapan ibadah haji secara sederhana. Mereka juga diajak belajar tentang kebersamaan, serta menumbuhkan sikap mandiri dan tertib dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan.
Pelaksanaan Manasik Haji Cilik di Masjid Ahmad Bakrie Kisaran melibatkan mutawif dan guru pendamping dari masing-masing lembaga PAUD. Pembagian lima kloter dilakukan agar 1.243 peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian peragaan secara tertib.