SUMATERA UTARA — Harry Kane meraih Ballon d'Or 2026 setelah mengalahkan Kylian Mbappe dengan selisih kurang dari 41 poin dalam salah satu persaingan terketat di era modern. Penyerang Bayern Munich itu menjadi pemain Inggris pertama dalam 25 tahun yang membawa pulang trofi bergengsi tersebut.
Kane dinobatkan sebagai pemain terbaik dunia dalam upacara yang digelar di London Palladium. Kemenangan atas Mbappe tidak datang dengan margin lebar, melainkan melalui persaingan yang berlangsung hingga tahap akhir penghitungan suara.
Vincent Garcia, editor-in-chief France Football selaku penyelenggara Ballon d'Or, mengungkapkan bahwa Mbappe sempat memimpin perolehan suara di sebagian besar proses voting. Selisih akhir kurang dari 41 poin, menjadikannya salah satu kontes paling ketat sejak sistem voting dirombak pada 2024.
Catatan 73 gol Kane menjadi pembeda utama musim ini, unggul 15 gol dari 58 gol Mbappe. Meski demikian, performa tim disebut memainkan peran lebih besar dalam menentukan hasil akhir.
Bayern Munich kembali menjuarai Bundesliga dan menembus semifinal Liga Champions. Sementara Real Madrid yang diperkuat Mbappe tersingkir di perempat final oleh Bayern dan kembali finis tanpa trofi untuk musim kedua berturut-turut sejak kedatangan pemain Prancis tersebut.
Kane dan Mbappe sama-sama membawa timnas masing-masing ke semifinal Piala Dunia. Mbappe keluar sebagai top scorer turnamen tersebut dengan meraih Golden Boot.
Mbappe dan Lamine Yamal tercatat lebih gencar berkampanye untuk Ballon d'Or dibandingkan Kane. Dalam wawancara dengan kolumnis FourFourTwo Jules Breach di TNT Sports pekan lalu, Kane menyatakan bahwa ia "tidak suka membicarakan dirinya sendiri".
Mbappe sempat menyatakan akan mendedikasikan penghargaan tersebut untuk Afrika. Adapun Yamal menepis klaim Kane atas trofi itu dengan pernyataan, "Bagi saya, Mbappe dan saya adalah dua yang terbaik di dunia".
Remaja yang menjuarai Piala Dunia itu finis di posisi ketiga dan meraih Kopa Trophy ketiga secara beruntun. Rekan setimnya di timnas Spanyol, Rodri, menempati posisi keempat, sedangkan Lionel Messi yang telah delapan kali menang berada di urutan kelima.
Kane menjadi orang Inggris kelima yang meraih Ballon d'Or, menyusul Stanley Matthews (1956), Bobby Charlton (1966), Kevin Keegan (1978, 1979), dan Michael Owen (2001).