SUMATERA UTARA — Newcastle United menelan kekalahan 1-4 dari Leeds United di Elland Road, sekaligus kehilangan Nico Gonzalez yang mengalami dugaan gegar otak hanya 18 menit setelah masuk. Krisis gelandang yang sudah membayangi sejak ditinggal Sandro Tonali dan Bruno Guimaraes kini menghantam skuad asuhan Matthias Jaissle di momen paling tidak tepat.
Kekalahan telak dari Leeds United memperlihatkan celah besar yang belum tertutup di lini tengah Newcastle. Gonzalez ditarik keluar lebih awal dan digantikan Sean Steur, remaja yang baru direkrut dari Ajax pada bursa transfer musim panas lalu.
Dengan kondisi tersebut, Jaissle hanya menyisakan Joe Willock sebagai satu-satunya gelandang tengah berpengalaman yang tersedia. Willock sendiri belakangan dimainkan di posisi lebih maju di bawah arahan pelatih asal Jerman itu.
Gonzalez dipastikan melewatkan pertandingan berikutnya melawan Hull City karena aturan gegar otak yang diberlakukan FA. Proses pergantiannya di Elland Road tercatat sebagai concussion substitution.
Steur dan Aladji Bamba, keduanya berusia 20 tahun, memang diproyeksikan sebagai investasi jangka panjang. Namun Jaissle lewat sesi konferensi pers menyiratkan bahwa Bamba belum siap tampil di level ini secara reguler.
Lewis Miley sudah menjadi bagian mapan tim, tetapi kombinasi pemain muda tanpa pemimpin senior membuat lini tengah Newcastle rentan. Tonali dan Guimaraes bukan hanya soal kualitas, melainkan juga sosok pemimpin yang hilang bersamaan.
Newcastle sebenarnya nyaris mendatangkan Pierre-Emile Hojbjerg dari Marseille sebelum musim dimulai. Kedua klub dikabarkan yakin transfer senilai 15 juta poundsterling itu akan rampung.
Hojbjerg justru membatalkan kepindahannya dan sempat dicopot dari jabatan kapten Marseille. Gelandang Denmark berusia 31 tahun itu kini tetap bertahan di Prancis selatan.
Dengan 145 penampilan di Premier League bersama Southampton dan Tottenham Hotspur, Hojbjerg punya pengalaman yang persis dibutuhkan Newcastle. Sosoknya bakal jadi opsi ideal untuk masuk dari bangku cadangan saat kondisi lini tengah terdesak.
Manajemen Newcastle disebut menyesali peluang transfer yang gagal tersebut. Menjual dua gelandang sekaliber Tonali dan Guimaraes dalam waktu bersamaan meninggalkan lubang yang sulit ditambal dengan profil pemain berbeda.
Jaissle kini harus meracik komposisi tengah yang rata-rata berusia 19 tahun jika satu pemain lagi mengalami cedera. Situasi ini menuntut kreativitas pelatih anyar tersebut di tengah jadwal padat kompetisi domestik.
Laga melawan Hull City akan menjadi ujian pertama tanpa Gonzalez. Newcastle butuh solusi cepat sebelum krisis ini berdampak lebih luas pada posisi mereka di klasemen.