BPBD Medan Latih Personel Operasikan Drone Mapping untuk Pemantauan Bencana, Digelar 8-11 September

Penulis: Khairunas Ibrahim  •  Selasa, 15 September 2026 | 11:15:31 WIB
Personel BPBD Kota Medan mengikuti pelatihan Basic Drone Mapping dan Remote Pilot Certification Training selama empat hari, 8-11 September.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan memperkuat kompetensi personelnya dalam pengoperasian drone dan pemantauan udara guna mendukung kesiapan penanggulangan bencana. Pelatihan Basic Drone Mapping dan Remote Pilot Certification Training digelar selama empat hari, 8-11 September, dengan pembekalan teori dan praktik dari pemangku kebijakan terkait. Kepala BPBD Kota Medan Yunita menyebut pemanfaatan teknologi kini menjadi instrumen penting dalam penanganan bencana di wilayah tersebut.

MEDAN — BPBD Kota Medan menggelar pelatihan pengoperasian drone bagi personelnya sebagai bagian dari penguatan kapasitas penanggulangan bencana. Kegiatan bertajuk Basic Drone Mapping dan Remote Pilot Certification Training itu berlangsung selama empat hari, 8-11 September.

Kepala BPBD Kota Medan Yunita mengatakan pemahaman penggunaan drone menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi personel.

"Pemanfaatan teknologi dibutuhkan sebagai instrumen dalam mendukung Penanggulangan bencana," ujarnya di Medan, Sabtu.

Apa Saja Materi yang Diberikan dalam Pelatihan Drone BPBD Medan?

Selama pelatihan, personel menerima pembekalan teori dan praktik yang dimentor langsung oleh pemangku kebijakan terkait. Materi mencakup drone mapping, pengoperasian pesawat udara tanpa awak, keselamatan penerbangan, hingga prosedur penerbangan yang aman sesuai ketentuan.

"Pelatihan itu telah kita laksanakan selama empat hari yang diikuti sejumlah personel BPBD Medan," kata Yunita.

Pemahaman drone mapping dinilai penting karena personel perlu mampu memetakan wilayah rawan bencana secara cepat dan akurat.

Mengapa Drone Dianggap Penting untuk Penanggulangan Bencana di Medan?

Pemantauan udara memungkinkan personel BPBD melihat kondisi lapangan secara real-time, terutama di area yang sulit dijangkau tim darat. Teknologi ini juga membantu proses assessment pascabencana, mulai dari luas area terdampak hingga akses evakuasi.

Melalui pelatihan tersebut, Yunita berharap keterampilan serta kompetensi personel semakin meningkat dalam mendukung penanggulangan bencana di wilayah itu.

"Kita berharap kemampuan personel semakin meningkat sehingga pemanfaatan teknologi semakin optimal," ujarnya.

Komitmen Pemkot Medan Tingkatkan Kesiapsiagaan

Yunita menegaskan pemerintah kota setempat berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan penanggulangan bencana. Peningkatan kompetensi personel disebut sebagai salah satu prioritas dalam menghadapi potensi bencana di Kota Medan.

Pelatihan ini menjadi langkah awal dari rangkaian penguatan kapasitas yang direncanakan BPBD Medan ke depan.

Reporter: Khairunas Ibrahim
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top