SUMATERA UTARA — Shark SpeedStyle Pro Flex dirancang untuk memberi performa kencang dalam bodi ringkas, dengan airflow bertenaga plus desain lipat. Namanya masuk ke pasar Australia beberapa bulan lalu, tepat saat makin banyak "intelligent hairdryer" yang menawarkan pengelolaan kesehatan kulit kepala, kerusakan rambut, dan flyaways.
Saya sudah dua bulan memakainya di rutinitas harian. Berikut temuan lengkapnya.
Fitur andalan Pro Flex adalah Scalp Shield, mode yang mengatur dan mengukur suhu hingga 1.000 kali per detik untuk melindungi kulit kepala dan rambut baru dari panas berlebih. Mode ini aktif dengan menekan tombol suhu selama 2 detik, ditandai tombol yang berubah biru dan panas turun ke level lebih nyaman untuk mengeringkan akar.
Shark mengklaim airflow Pro Flex mencapai hingga 160 km/jam dalam waktu kurang dari satu detik. Sebagai perbandingan, Dyson Supersonic Nural hanya mencapai 95 km/jam. Ada empat setelan panas (cool shot, low, medium, high) dan tiga setelan airflow (low, medium, high).
Saya hampir selalu memilih panas dan airflow tinggi, dan hasilnya konsisten: waktu styling jadi jauh lebih singkat. Rambut tebal dan bergelombang saya yang biasanya butuh 45 menit sampai satu jam untuk kering total dengan dryer tradisional, kini selesai sekitar 15,21 menit di setelan tertinggi tanpa attachment.
Saat memakai diffuser, saya biasa memilih panas medium dan airflow medium karena prosesnya memang lebih lama dan gelombang rambut bertahan lebih baik dengan panas lebih rendah. Pro Flex memangkas waktu hampir setengahnya: rata-rata 35 menit, bukan satu jam penuh, dengan hasil setara hari-hari wavy hair biasa.
Keluhan terbesar saya setelah mengeringkan rambut selalu flyaways. Attachment Rapid Gloss Finishing alias alat flyaway memakai teknologi Coanda airflow untuk mengumpulkan dan menghaluskan rambut liar. Teknologi ini juga dipakai di Shark FlexStyle dan Dyson AirWrap Coanda 2x — fenomena aerodinamis di mana aliran udara cepat menempel ke permukaan melengkung atau datar, bukan bergerak lurus.
Attachment silinder Shark ini memakai dua aliran udara untuk menghaluskan flyaway pada rambut kering atau yang sudah diluruskan. Cara pakainya: mulai dari kulit kepala, turun ke ujung rambut. Hasilnya nyaris instan, dan sekarang saya selalu memakainya setiap selesai styling.
Shark SpeedStyle Pro Flex cocok untuk kamu yang punya rambut tebal atau bergelombang dan ingin memangkas waktu pengeringan tanpa mengorbankan proteksi panas. Alat Rapid Gloss-nya jadi nilai tambah besar buat yang sering bergelut dengan flyaways.
Tapi kalau kamu mencari satu alat yang bisa melakukan segalanya — blow dry, curl, straighten sekaligus — Pro Flex bukan jawabannya. Ini dryer dengan beberapa ekstra, bukan kit styling lengkap. Selama ekspektasimu sesuai, ini worth dipertimbangkan.