Sumut Juara Umum Kejuaraan Wushu Taolu Junior Sumatera 2026, Koleksi 85 Medali di Medan

Penulis: Mukhtar Latif  •  Senin, 07 September 2026 | 10:53:31 WIB
Atlet wushu junior Sumatera Utara beraksi pada Kejuaraan Wushu Taolu Junior Wilayah Sumatera ke-3 Tahun 2026 di Medan, Sabtu (5/9/2026).

Pengprov Wushu Indonesia (WI) Sumatera Utara memastikan diri sebagai juara umum Kejuaraan Wushu Taolu Junior Wilayah Sumatera ke-3 Tahun 2026 yang berakhir Sabtu (5/9) di Medan. Kontingen tuan rumah mengoleksi total 85 medali, terdiri dari 34 emas, 28 perak, dan 23 perunggu. Raihan ini sekaligus menjadi modal berharga bagi pembinaan atlet junior menuju tingkat nasional dan internasional.

MEDAN — Kontingen Pengprov WI Sumatera Utara memastikan diri sebagai yang terbaik di Kejuaraan Wushu Taolu Junior Wilayah Sumatera ke-3 Tahun 2026. Ajang yang berlangsung 3-5 September di Medan itu diikuti 184 peserta dari Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, serta Persatuan Akademik Wushu Ipoh, Perak, Malaysia sebagai tamu undangan.

Sepanjang tiga hari pertandingan, tuan rumah tampil dominan dan mengungguli pesaing terdekatnya, Jambi, yang harus puas di posisi kedua dengan 69 medali (25 emas, 28 perak, 16 perunggu). Posisi ketiga diraih kontingen Malaysia dengan 45 medali (20 emas, 9 perak, 16 perunggu).

Kehadiran Peserta Malaysia Dongkrak Level Pertandingan

Panitia sengaja menghadirkan peserta dari negeri jiran untuk menaikkan level kompetisi. Kehadiran Persatuan Akademik Wushu Ipoh dinilai mampu memotivasi atlet-atlet muda Sumatera agar terbiasa menghadapi lawan dari luar negeri sejak usia dini.

Persaingan di hari terakhir berlangsung ketat. Para atlet junior menunjukkan kemampuan terbaiknya di berbagai nomor yang dipertandingkan, menjadikan ajang ini sebagai uji tanding yang sesungguhnya bagi pembinaan usia muda.

Ketua Pengprov: Bukan Sekadar Mengejar Medali

Ketua Pengprov WI Sumatera Utara, Irwan Kwok, menegaskan bahwa kejuaraan ini punya makna lebih dalam dari sekadar perolehan medali. Ia menilai ajang ini menjadi tolok ukur hasil pembinaan yang selama ini dilakukan di daerah.

"Yang paling penting kita tidak hanya mengejar medali, tetapi membangun karakter atlet sejak usia junior, berdisiplin, sportivitas, mental bertanding, dan semangat pantang menyerah," ujar Irwan Kwok dalam penutupan kejuaraan yang juga dihadiri Sekjen PB WI, Iwan Kwok, Sabtu (5/9).

Menurutnya, dari kompetisi seperti inilah talenta-talenta muda diharapkan muncul dan kelak mampu bersaing di pentas nasional maupun internasional. Ia menilai kejuaraan ini sangat penting sebagai wadah bagi atlet muda untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding.

Komitmen Pembinaan Berkelanjutan untuk Atlet Usia Dini

Pengprov WI Sumatera Utara berkomitmen mendukung pembinaan wushu secara berkelanjutan, khususnya pada kelompok usia dini dan junior. Irwan Kwok berharap kompetisi serupa dapat terus digelar secara konsisten dengan kualitas penyelenggaraan yang semakin baik.

Dalam kesempatan itu, Pengprov WI Sumut menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga serta KONI Sumut atas dukungan yang diberikan. Apresiasi juga ditujukan kepada panitia, wasit-juri, pelatih, atlet, dan seluruh pihak yang terlibat dalam kesuksesan kejuaraan ini.

Keberhasilan Sumatera Utara menjadi juara umum tahun ini menunjukkan bahwa pembinaan atlet wushu junior di provinsi tersebut terus berkembang. Raihan tersebut menjadi modal positif dalam upaya melahirkan atlet-atlet muda yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Reporter: Mukhtar Latif
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top