Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan tengah berproses memenuhi standar layanan kesehatan nasional. Tim BPJS Kesehatan Kota Medan melakukan kredensialing terhadap Klinik Pratama Rawat Jalan Lapas Kelas I Medan pada Sabtu (22/8) untuk memastikan fasilitas dan administrasi pelayanan bagi warga binaan sesuai ketentuan.
MEDAN — Klinik Pratama Rawat Jalan Lapas Kelas I Medan tengah menjalani proses penilaian kelayakan atau kredensialing oleh tim BPJS Kesehatan Kota Medan. Langkah ini ditempuh untuk memastikan layanan kesehatan bagi warga binaan memenuhi standar mutu fasilitas kesehatan tingkat pertama.
Kepala Lapas Kelas I Medan Fonika Affandi menyebut kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen institusinya dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Pihaknya berjanji menindaklanjuti seluruh hasil evaluasi tim BPJS Kesehatan.
Kepala Bagian Mutu Layanan Fasilitas Kesehatan BPJS Kesehatan Kota Medan Rice Handayani bersama tim melakukan pemeriksaan menyeluruh ke klinik. Aspek yang ditelusuri meliputi kelengkapan alat kesehatan, kesiapan fasilitas dan ruang pelayanan, serta kelengkapan administrasi petugas dan pasien.
Alur pendaftaran pelayanan kesehatan bagi warga binaan juga menjadi sorotan utama dalam proses kredensialing tersebut. Pemeriksaan ini dihadiri langsung oleh Kepala Seksi Perawatan Lapas Kelas I Medan beserta jajaran tim klinik.
Setelah pemeriksaan lapangan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan rapat evaluasi sementara. Dalam forum tersebut, tim BPJS Kesehatan menyampaikan sejumlah catatan dan kekurangan yang harus dipenuhi sebagai persyaratan kredensialing.
Fonika menegaskan seluruh rekomendasi tersebut akan segera dikerjakan. "Catatan dan rekomendasi dari tim BPJS Kesehatan akan segera kami tindak lanjuti, baik terkait data dukung, alat kesehatan, dokumen administrasi maupun kelengkapan lainnya," ujarnya di Medan, Sabtu (22/8).
Perbaikan yang dilakukan mencakup pelengkapan data dukung, alat kesehatan, dokumen administrasi, serta label sesuai hasil evaluasi dan batas waktu yang telah ditentukan.
Menurut Fonika, penguatan kerja sama dengan BPJS Kesehatan merupakan langkah penting untuk mendukung pemenuhan hak warga binaan dalam memperoleh pelayanan kesehatan. Ia berharap proses ini menjadi momentum peningkatan kualitas pengelolaan klinik.
"Harapan kami, sinergi dengan BPJS Kesehatan Kota Medan dapat terus diperkuat sehingga akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi warga binaan semakin baik, profesional dan sesuai standar," kata Fonika.
Melalui proses kredensialing ini, Lapas Kelas I Medan berupaya memastikan layanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan diberikan secara optimal dan profesional, sekaligus memperkuat kualitas pengelolaan Klinik Pratama Rawat Jalan.