61 Rumah Rusak Diterjang Cuaca Ekstrem di Deliserdang, 7 Kecamatan Terdampak dan 5 Warga Mengungsi

Penulis: Hamzah Effendi  •  Jumat, 07 Agustus 2026 | 17:04:02 WIB
Petugas meninjau lokasi rumah warga yang rusak akibat cuaca ekstrem di Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.

MEDAN — Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Sumatera Utara mencatat kerusakan signifikan pascabencana cuaca ekstrem yang menerjang Kabupaten Deliserdang. Dari total 61 rumah yang rusak, lima di antaranya mengalami kerusakan berat dan 11 rumah rusak sedang.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumut Sri Wahyuni mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima, cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang terjadi pada Rabu (5/7). Peristiwa ini tersebar di tujuh kecamatan, mulai dari Pagar Merbau hingga Gunung Meriah.

Pagar Merbau Jadi Wilayah Terparah, 19 Rumah Rusak

Kecamatan Pagar Merbau tercatat sebagai daerah dengan dampak paling besar. Pusdalops mendata 19 rumah mengalami kerusakan di wilayah tersebut, disusul Kecamatan Percut Sei Tuan dengan 16 rumah dan Kecamatan Pantai Labu sebanyak 12 rumah.

Adapun rincian kerusakan di kecamatan lainnya, yakni Kecamatan Beringin 11 unit, serta Kecamatan Lubuk Pakam, Biru-Biru, dan Gunung Meriah masing-masing satu rumah.

Ratusan Jiwa Terdampak, Korban Jiwa Nihil

Meski kerusakan bangunan cukup masif, Sri Wahyuni memastikan tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kejadian ini. Namun, lima jiwa dilaporkan harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

"Jumlah korban luka maupun korban jiwa nihil. Sedangkan pengungsi tercatat lima jiwa," kata Sri Wahyuni di Medan, Kamis.

Penanganan Darurat: BPBD Sumut Koordinasi dengan Pemerintah Setempat

Berbagai upaya penanganan telah dilakukan sejak hari pertama kejadian. Pemerintah setempat disebut telah melakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan guna meninjau langsung lokasi-lokasi terdampak.

BPBD Sumut juga turun tangan dalam hal koordinasi penanganan bencana di lokasi. "Kondisi terkini dalam penanganan pemerintah setempat," ujarnya.

Berdasarkan data Pusdalops, dari total 61 rumah yang terdampak, sebanyak 42 unit mengalami kerusakan ringan. Pemerintah setempat masih melakukan pendataan lanjutan untuk menentukan langkah rehabilitasi bagi warga yang rumahnya rusak.

Reporter: Hamzah Effendi
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top